Home - Nusantara - BPBD Babel Larang Warga Rayakan Tahun Baru di Pantai, Ini Alasannya

BPBD Babel Larang Warga Rayakan Tahun Baru di Pantai, Ini Alasannya

BPBD Bangka Belitung mengeluarkan peringatan keras agar warga tak merayakan Tahun Baru di pantai. Ini alasannya

Jumat, 26 Desember 2025 - 12:34 WIB
BPBD Babel Larang Warga Rayakan Tahun Baru di Pantai, Ini Alasannya
Ilustrasi larangan lintas pantai (Dok Freepik)

HALLONEWS.COM – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mengeluarkan peringatan keras kepada masyarakat agar tidak nekat merayakan malam pergantian tahun di kawasan pantai.

Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Budi Utama, menegaskan bahwa kondisi cuaca saat ini sangat berisiko, terutama dengan potensi pasang laut tinggi, angin kencang, hujan lebat, petir, hingga banjir rob yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

“Potensi cuaca buruk diperkirakan masih berlangsung hingga Februari 2026,” ujar Budi Utama dalam keterangannya, Jumat (26/12/2025).

Ia menyampaikan, peringatan dini cuaca ekstrem telah dikeluarkan oleh BMKG Kota Pangkalpinang, dan masyarakat diminta tak mengabaikan risiko hanya demi euforia pergantian tahun.

“Silakan merencanakan perayaan Tahun Baru, tetapi harus menyiapkan opsi lain yang aman. Jangan memaksakan diri berada di lokasi berisiko tinggi seperti pantai,” tegasnya.

BPBD menyoroti kebiasaan masyarakat Bangka Belitung yang setiap tahun memadati objek wisata pantai saat malam Tahun Baru. Dalam situasi cuaca saat ini, kebiasaan tersebut dinilai berpotensi berubah menjadi tragedi.

“Risiko banjir rob dan angin kencang sangat nyata. Ini bisa membahayakan pengunjung pantai, terutama keluarga yang membawa anak-anak,” kata Budi.

BPBD mengimbau masyarakat untuk memprioritaskan keselamatan dengan memilih lokasi perayaan yang lebih aman dan terlindung.

Pemerintah daerah juga memastikan akan terus memantau dan menyampaikan perkembangan cuaca secara berkala selama musim hujan dan pasang air laut tinggi.

“Keselamatan masyarakat jauh lebih penting daripada perayaan. Kami minta imbauan ini benar-benar dipatuhi,” pungkasnya.(W-2)