Beredar Isu OTT KPK di Wilayah Banten, Begini Faktanya
Isu OTT KPK di Banten ramai beredar. Kejati dan Pemprov Banten mengaku belum menerima informasi resmi, sementara KPK memastikan kabar tersebut tidak benar.

HALLONEWS.COM– Isu mengenai Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Provinsi Banten ramai beredar dan menjadi perbincangan hangat di kalangan wartawan serta pejabat daerah, Rabu (28/1/2026).
Informasi tersebut menyebar cepat melalui pesan singkat dan percakapan internal, meski belum disertai kejelasan lokasi maupun pihak yang disebut menjadi sasaran OTT KPK dimaksud.
Sejumlah pejabat di lingkungan pemerintah daerah mengaku mendengar kabar tersebut. Namun, hingga kini, belum ada satu pun pihak yang memastikan kebenarannya. Bahkan, aparat penegak hukum di daerah serta KPK sendiri menegaskan bahwa isu tersebut belum terbukti.
Rizky, salah satu jurnalis di Banten, mengungkapkan bahwa informasi mengenai OTT KPK di Banten ramai diperbincangkan di kalangan wartawan.
“Info bang, katanya KPK mau OTT di Banten. Di sini rame bang. Entah Pemprov, kabupaten atau kota, intinya Banten katanya,” ujar Rizky melalui pesan WhatsApp.
Asisten Daerah (Asda) I Kota Serang, Subagyo, membenarkan bahwa dirinya juga menerima informasi serupa. Namun, ia menekankan bahwa kabar tersebut tidak berasal dari sumber resmi KPK.
“Info OTT dari orang-orang Kejati begitu, Om,” kata Subagyo saat dikonfirmasi.
Sementara itu, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Banten, Budi Santoso, mengaku belum memperoleh informasi detail mengenai daerah mana yang disebut-sebut menjadi sasaran OTT.
“Belum dapat info daerah mana,” ucap mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak tersebut.
Dari unsur penegak hukum, Asisten Intelijen Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten, Pradhana Probo Setyarjo, juga menyatakan belum menerima informasi terkait OTT KPK di wilayah Banten.
“Terima kasih infonya, Kang. Belum dapat infonya. Coba teman-teman media di Jakarta tanyakan langsung ke penyidik atau Juru Bicara KPK,” ujarnya melalui sambungan WhatsApp.
Klarifikasi resmi disampaikan Komisi Pemberantasan Korupsi. Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, menegaskan bahwa informasi yang beredar di masyarakat tidak sesuai dengan fakta.
“Sampai saat ini tidak ada informasi tersebut,” tegas Budi kepada Hallonews.
Budi sekali lagi menegaskan bahwa, sampai saat ini tidak ada informasi apa pun mengenai OTT di wilayah Banten atau Kota Serang sebagaimana isu yang beredar.
Budi mengimbau masyarakat dan insan pers untuk selalu merujuk pada kanal resmi KPK dalam memperoleh informasi. Langkah ini penting untuk mencegah penyebaran kabar yang belum terverifikasi dan berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah publik. (jum)
