Bekasi Jadi Tuan Rumah Porprov Jabar XV: 95 Cabang Olahraga Tanding November
Kota Bekasi resmi menjadi tuan rumah utama Porprov Jawa Barat XV yang digelar 7-20 November. Sebanyak 95 cabang olahraga dan 1.156 nomor pertandingan akan dipertandingkan dalam Porprov terbesar sepanjang sejarah Jabar.

HALLONEWS.COM – Kota Bekasi dipastikan menjadi pusat perhatian olahraga Jawa Barat tahun ini. Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Barat XV resmi digelar 7-20 November. Kota Bekasi tuan rumah utama, sementara penutupan dijadwalkan berlangsung di Kota Bogor.
Kepastian tersebut diumumkan langsung Ketua Umum KONI Jawa Barat Budiana dalam acara hitung mundur menuju pembukaan Porprov di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Minggu (1/2/2026).
Menurut dia, Porprov Jabar XV sebagai ajang olahraga provinsi dengan skala terbesar sepanjang sejarah. “Mulai hari ini kita resmi melakukan hitung mundur. Skala Porprov Jawa Barat XV luar biasa besar. Untuk level provinsi, ini bisa dibilang satu-satunya di dunia,” kata Budiana.
Porprov Jabar XV akan mempertandingkan 95 cabang olahraga dengan total 1.156 nomor pertandingan, melibatkan ribuan atlet dari seluruh kabupaten dan kota di Jawa Barat. Jumlah tersebut menjadikan Porprov kali ini salah satu ajang olahraga daerah terbesar di Jabar.
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menegaskan kesiapan daerahnya menjadi pusat perhelatan olahraga terbesar Jawa Barat tersebut.
Ia menyebut sebagian besar venue utama telah rampung, termasuk fasilitas indoor untuk cabang basket dan tenis, serta gedung atletik enam lantai yang disebut akan menjadi ikon baru olahraga di Bekasi.
“Porprov ini yang terbesar sepanjang sejarah Jawa Barat. Kota Bekasi harus siap menerima ribuan atlet dan ofisial. Venue utama sudah selesai, dan fasilitas pendukung terus kami sempurnakan. Ini bagian dari visi Bekasi sebagai kota olahraga,” kata Tri.
Untuk mengakomodasi besarnya jumlah cabang dan nomor pertandingan, Pemerintah Kota Bekasi juga melibatkan ruang publik dan pusat perbelanjaan, seperti mal dan kawasan BTC, sebagai venue tambahan.
Menurut Ketua Umum KONI Kota Bekasi ini, keberhasilan Porprov tidak hanya ditentukan oleh kesiapan tuan rumah, tetapi juga oleh keseriusan seluruh daerah dalam mempersiapkan atletnya.
“Porprov bukan soal membeli atlet. Ini tentang pembinaan dan pengembangan atlet Jawa Barat. Ajang ini menjadi pintu awal menuju PON. Target kita jelas, Jawa Barat harus siap mempertahankan hattrick juara PON dan menatap 2028 dengan kuat,” katanya.
Acara hitung mundur Porprov Jawa Barat XV turut dihadiri perwakilan pemerintah kabupaten dan kota se-Jawa Barat, di antaranya Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, jajaran Dispora Provinsi Jawa Barat, serta Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe.
Dengan persiapan yang disebut kian matang dan kolaborasi lintas daerah, Porprov Jawa Barat XV diharapkan bukan hanya menjadi pesta olahraga, tetapi juga momentum penguatan pembinaan atlet daerah sekaligus penegasan Kota Bekasi sebagai sport city Jawa Barat. (dul)
