Bekasi Dikepung Banjir! 3 Kecamatan Terendam, BPBD: 6.701 KK Terdampak
Banjir mengepung Kabupaten Bekasi. BPBD mencatat 6.701 KK terdampak di Tarumajaya, Babelan, dan Cabangbungin akibat hujan deras.

HALLONEWS.COM – Banjir masih mengepung sejumlah wilayah di Kabupaten Bekasi hingga Selasa (13/1/2026). Hujan intensitas tinggi dengan durasi lama yang mengguyur sejak Senin (12/1) menyebabkan tiga kecamatan terendam banjir.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bekasi Muchlis mengatakan, banjir terjadi di Kecamatan Tarumajaya, Babelan, dan Cabangbungin, dengan ketinggian muka air bervariasi antara 10 hingga 100 sentimeter.
“Curah hujan yang cukup lama menyebabkan air masuk ke permukiman warga. Kami masih melakukan pendataan serta penanganan di lapangan. Hingga Selasa petang, 6.701 kepala keluarga (KK) terdampak,” kata Muchlis, Selasa (13/1/2026).
Menurut Muchlis, Kecamatan Tarumajaya menjadi wilayah dengan jumlah warga terdampak terbanyak, yakni 3.041 KK. Banjir merendam sejumlah desa seperti Sindang Jaya, Lenggah Jaya, Lenggah Sari, Jaya Laksana, dan Setialaksana, dengan ketinggian air 30 hingga 50 sentimeter.
Sementara di Kecamatan Babelan, banjir melanda Desa Hurip Jaya, Jayasakti, dan Pantai Harapan Jaya, dengan total 2.563 KK terdampak. Luapan Sungai Ciherang menjadi salah satu faktor utama penyebab genangan di wilayah tersebut.
Adapun di Kecamatan Cabangbungin, banjir merendam Desa Buni Bakti dan Kedung Pengawas, dengan total 1.097 KK terdampak. Di beberapa kampung, ketinggian air dilaporkan mencapai 80 hingga 100 sentimeter, sehingga sebagian warga terpaksa melakukan evakuasi secara mandiri.
Selain banjir, BPBD Kabupaten Bekasi juga mencatat sejumlah kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang dan pohon tumbang. Pohon tumbang dilaporkan menimpa rumah warga di Kecamatan Sukawangi dan Setia Mulya.
Sedangkan angin kencang merusak atap rumah warga di Muara Gembong dan Tambun Selatan.
BPBD bersama pemerintah kecamatan dan desa telah melakukan berbagai langkah penanganan darurat, mulai dari pendataan korban terdampak hingga penyaluran bantuan logistik.
“Kami juga sudah menyalurkan bantuan bersama Dinas Sosial dan Baznas Kabupaten Bekasi serta melakukan peninjauan langsung ke lokasi banjir,” ujarnya.
Hingga Selasa petang, sebagian wilayah dilaporkan mulai berangsur surut. Namun BPBD memastikan pemantauan dan penanganan akan terus dilakukan, mengingat potensi hujan susulan masih dapat terjadi dalam beberapa hari ke depan. (dul)
