Baru Setahun Diresmikan, Jembatan Gantung Alun-alun Barat Depok Amblas dan Ditutup Total
Jembatan Gantung Alun-alun Barat Kota Depok ditutup sementara setelah seling penopang amblas. Warga khawatir keselamatan dan minta perbaikan segera.

HALLONEWS.COM – Seling Jembatan Gantung Alun-alun wilayah barat yang berada di Kecamatan Bojongsari, Kota Depok, amblas. September 2024 lalu, Wali Kota Depok Mohammad Idris meresmikan jembatan yang menelan anggaran sebesar Rp 13 miliar.
Jembatan tersebut menghubungkan Jalan H Kenan dengan Alun-alun Barat Kota Depok. Dimana, jembatan itu membentang sepanjang kurang lebih 140 meter di atas Situ Tujuh Muara.
Di lokasi itu terpampang spanduk bertuliskan ‘Mohon Maaf Jembatan Gantung Sementara Ditutup Terkait Adanya Perbaikan Konstruksi Jembatan’.
“Iya, jembatan kami tutup setelah dudukan tali seling amblas. Demi keselamatan pengunjung jembatan kami tutup sampai perbaikan selesai,” kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok, Abdul Rahman, Senin (15/12/2025).
Sementara Sidik, salah satu warga mengutarakan, kondisi jembatan sangat mengkhawatirkan. “Bila hujan deras, kelihatan jembatan seperti bergerak lebih kencang dari biasanya. Kemarin habis hujan, tiangnya kelihatan miring, jadi warga langsung saling mengingatkan agar jangan lewat,” ujarnya.
Saat hujan disertai angin kencang beberapa waktu kemarin, kata dia, pohon Rengas tumbang. Batang pohonnya menimpa seling baja penompang jembatan.
“Rusaknya jembatan ini sudah kedua kalinya. Sebelumnya sudah sekitar dua bulan lalu tersapu angin kencang dan sekarang ketiban pohon,” tambahnya.
Ia berharap Pemerintah Kota Depok melalui dinas terkait segera memperbaiki kerusakan yang terjadi. “Jangan sampai menunggu ada korban dulu baru diperbaiki,” tandasnya.
Sebagai informasi, Alun-alun dan taman hutan kota wilayah barat Kota Depok pada September 2024 telah diresmikan Wali Kota Depok Mohammad Idris. Jembatan tersebut memiliki panjang 168 meter dengan kapasitas 150 hingga 200 meter.
