Bantuan Air Bersih PAM JAYA, Legislator: Air Bersih Penting Cegah Penyakit di Masa Pemulihan Pascabencana

HALLONEWS.COM – Pemenuhan kebutuhan air bersih bagi warga terdampak bencana di Sumatra dinilai krusial untuk mencegah risiko gangguan kesehatan akibat penggunaan air yang tidak layak konsumsi.
Bantuan air bersih yang disalurkan PAM JAYA diharapkan mampu menekan potensi munculnya penyakit pada masa pemulihan pascabencana.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Wa Ode Herlina, menyampaikan bahwa distribusi air bersih merupakan intervensi dasar yang berdampak langsung terhadap perlindungan kesehatan masyarakat, khususnya keluarga yang terdampak musibah.
Menurut dia, ketersediaan air bersih menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hidup warga di tengah kondisi darurat.
“Bantuan air bersih ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan masyarakat dan mengurangi risiko penyakit yang timbul akibat penggunaan air tidak layak,” ujar Wa Ode dikutip pada Kamis (1/1/2026).
Legislator Fraksi PDIP itu menekankan, pada fase pemulihan pascabencana, akses terhadap air bersih tidak hanya berkaitan dengan kebutuhan harian, tetapi juga berperan dalam mencegah penyebaran penyakit menular.
“Kami berharap seluruh warga terdampak senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan dalam menjalani masa pemulihan,” kata dia.
Sementara itu, Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengirimkan dua unit Instalasi Pengolahan Air (IPA) Mobile dengan kapasitas produksi hampir satu liter per detik atau sekitar 42.000 liter air bersih dalam waktu 12 jam.
Selain itu, PAM JAYA juga menyalurkan 10 unit mobil tangki air untuk mendukung pendistribusian air bersih di lokasi terdampak.
“Selain sarana air bersih, kami juga mengerahkan tim teknis dan tim medis untuk memastikan dukungan berjalan optimal, mengingat air bersih merupakan kebutuhan paling mendesak bagi warga terdampak bencana,” kata Arief. (ALS)
