Home - Megapolitan - Banjir Mulai Surut, DLH Kota Tangerang Kerahkan 195 Petugas Bersihkan Sampah demi Cegah Wabah

Banjir Mulai Surut, DLH Kota Tangerang Kerahkan 195 Petugas Bersihkan Sampah demi Cegah Wabah

Banjir berangsur surut, DLH Kota Tangerang mengerahkan 195 petugas dan puluhan armada untuk membersihkan sampah sisa banjir demi cegah penyakit.

Selasa, 27 Januari 2026 - 23:00 WIB
Banjir Mulai Surut, DLH Kota Tangerang Kerahkan 195 Petugas Bersihkan Sampah demi Cegah Wabah
Petugas sedang membersihkan sampah banjir (Dok Pemkot Tangerang)

HALLONEWS.COM — Setelah genangan banjir mulai berangsur surut di sejumlah wilayah, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) langsung mempercepat langkah pemulihan lingkungan.

Fokus utama saat ini adalah pembersihan sampah sisa banjir yang berpotensi menimbulkan masalah kesehatan dan mengganggu aktivitas masyarakat.

Sebanyak 195 petugas kebersihan dikerahkan untuk membersihkan kawasan permukiman, fasilitas umum, serta ruas jalan yang terdampak banjir. Upaya tersebut dilakukan secara intensif di wilayah yang genangannya telah surut maupun yang masih dalam proses pemulihan.

Kepala DLH Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan bahwa langkah penanganan sudah dilakukan sejak hari pertama banjir terjadi. Namun, setelah air mulai surut, fokus kerja dialihkan pada pengangkutan sampah dan pembersihan lingkungan secara menyeluruh.

“Petugas sudah bergerak sejak hari kejadian. Tetapi sejak banjir berangsur surut, kami memaksimalkan pengangkutan sampah sisa banjir di berbagai wilayah terdampak,” ujar Wawan Fauzi, Selasa (27/1/2026).

Untuk mendukung percepatan penanganan, DLH Kota Tangerang mengoperasikan 15 unit dump truk dan 12 unit bentor yang digunakan mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Pembersihan dilakukan di sejumlah kecamatan seperti Ciledug, Larangan, Karawaci, Cibodas, Jatiuwung, hingga Periuk, termasuk kawasan yang masih tergenang.
Menurut Wawan, penanganan sampah pascabanjir menjadi bagian penting dalam proses pemulihan, terutama untuk mencegah munculnya penyakit akibat lingkungan yang kotor.

“Meski genangan mulai turun, volume sampah yang terbawa banjir cukup besar. Karena itu, petugas kami terus bekerja agar kebersihan lingkungan cepat pulih dan masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan aman,” katanya.

DLH memprioritaskan pembersihan di kawasan permukiman padat, saluran air, serta titik-titik yang menjadi lokasi penumpukan sampah pascabanjir. Langkah ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyumbatan drainase dan banjir susulan.

Selain upaya teknis di lapangan, DLH Kota Tangerang juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah sembarangan dan segera membersihkan area sekitar rumah masing-masing.

Pemkot Tangerang menegaskan, kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci agar proses pemulihan pascabanjir berjalan cepat, lingkungan kembali bersih, dan kesehatan warga tetap terjaga.(gin)