Banjir Makin Meluas, Pemkot Tangerang Respons Cepat Banjir dengan Salurkan 10 Ribu Nasi Bungkus
Pemkot Tangerang memperkuat respons banjir dengan menyalurkan ribuan bantuan pangan dan logistik ke 12 wilayah terdampak, memprioritaskan kebutuhan kelompok rentan selama masa darurat

HALLONEWS.COM – Dengan semakin banyaknya daerah yang terimbas banjir, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang memperkuat respons penanganan banjir dengan memastikan kebutuhan dasar warga terdampak tetap terpenuhi.
Selama beberapa hari terakhir, bantuan disalurkan secara intensif ke 12 wilayah terdampak, dengan fokus utama pada kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, dan ibu hamil.
Sejak Kamis (22/1) hingga Sabtu (24/1/2026), Pemkot Tangerang sudah menyalurkan ribuan bantuan pangan siap saji sebagai bagian dari upaya tanggap darurat.
Total 10.690 nasi bungkus didistribusikan kepada warga yang terdampak, baik di lokasi pengungsian maupun titik-titik permukiman yang masih terdampak genangan.
Selain bantuan makanan, pemerintah daerah juga menyalurkan berbagai kebutuhan logistik penunjang. Bantuan tersebut meliputi air mineral, bahan pangan pokok, perlengkapan keluarga, kebutuhan anak, hingga selimut dan kasur lipat guna menunjang kenyamanan warga selama masa darurat.
Kepala Dinas Sosial Kota Tangerang, Acep Wahyudi, menjelaskan bahwa pola distribusi bantuan dilakukan secara bertahap dan berbasis kebutuhan lapangan. Seluruh proses melibatkan perangkat daerah, relawan, serta unsur kewilayahan agar bantuan dapat menjangkau warga secara merata dan tepat sasaran.
Menurutnya, sejumlah wilayah seperti Alamanda Periuk, Ciledug, dan Cipondoh menjadi prioritas penyaluran karena tingkat dampak banjir yang lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.
Di lokasi tersebut, intensitas distribusi bantuan diperkuat untuk memastikan warga tidak kekurangan kebutuhan pokok.
Pemkot Tangerang menegaskan bahwa penyaluran bantuan akan terus dilakukan seiring dengan perkembangan situasi di lapangan.
Pemerintah daerah juga terus memantau kondisi warga terdampak guna menyesuaikan jenis dan jumlah bantuan yang diperlukan.
Melalui langkah ini, Pemkot Tangerang berharap stabilitas kebutuhan dasar masyarakat tetap terjaga selama proses penanganan banjir berlangsung, sembari memastikan keselamatan dan kesehatan warga tetap menjadi prioritas utama. (wib)
