Home - Teknologi & Digital - Bangkit dari Kubur! Toyota GR MR2 dengan Mesin Tengah Siap Hadir, Ini Bocoran Lengkapnya

Bangkit dari Kubur! Toyota GR MR2 dengan Mesin Tengah Siap Hadir, Ini Bocoran Lengkapnya

Toyota MR2 dikabarkan bangkit sebagai GR MR2 bermesin tengah. Bocoran mesin 2.0L turbo, AWD, dan peluang rilis 2026 membuat penggemar mobil sport antusias.

Selasa, 6 Januari 2026 - 10:00 WIB
Bangkit dari Kubur! Toyota GR MR2 dengan Mesin Tengah Siap Hadir, Ini Bocoran Lengkapnya
Toyota MR2 2025 Foto: Auto Express

HALLONEWS.COM – Toyota MR2 tampaknya benar-benar bersiap kembali meramaikan pasar mobil sport dunia.

Setelah bertahun-tahun hanya hidup sebagai legenda, berbagai sinyal kuat menunjukkan Toyota tengah mengembangkan MR2 generasi terbaru yang berpotensi hadir dengan nama GR MR2 di bawah bendera Gazoo Racing.

Jika terealisasi, kehadiran GR MR2 akan jadi kebangkitan salah satu mobil sport bermesin tengah paling ikonik asal Jepang, sekaligus mengisi kekosongan lini sport Toyota pasca pensiunnya GR Supra.

Spekulasi kembalinya Toyota MR2 semakin menguat setelah Toyota mendaftarkan sejumlah merek dagang penting di berbagai negara. Nama “MR2” tercatat di Amerika Serikat, sementara “GR MR2” didaftarkan di Jepang dan Eropa.

Selain itu, Toyota juga mendaftarkan nama “GR MR-S” di Australia, yang mengingatkan pada MR2 generasi ketiga.

Langkah agresif ini memperkuat dugaan bahwa Toyota tidak sekadar mengamankan nama, melainkan sedang menyiapkan mobil sport baru di bawah label GR, mengikuti jejak GR Supra, GR86, dan GR Corolla.

Di era kepemimpinan Akio Toyoda, Toyota berhasil mengubah citra sebagai produsen mobil konservatif menjadi merek yang berani menghadirkan mobil dengan karakter mengemudi kuat.

Label Gazoo Racing (GR) kini identik dengan performa, teknologi balap, dan kesenangan berkendara.

Dengan GR Supra yang dipastikan pensiun pada model year 2026, Toyota dinilai membutuhkan model sport baru.

MR2 bermesin tengah diprediksi akan mengisi celah tersebut, menawarkan sensasi berkendara berbeda dari GR86 yang bermesin depan dan GR Corolla yang berbasis hot hatch.

Terinspirasi Konsep FT-Se

Konsep FT-Se yang dipamerkan Toyota pada Tokyo Auto Show 2023 kerap disebut sebagai gambaran awal MR2 masa depan. Desainnya agresif, proporsi mesin tengah sangat jelas, dan sarat identitas GR.

Meski FT-Se diperkenalkan sebagai mobil listrik, arah pengembangan MR2 produksi diyakini berbeda. Toyota belakangan justru menegaskan komitmennya pada pengembangan mesin bensin performa tinggi, terutama untuk mobil sport.

Mesin 2.0L Turbo Mid-Engine Jadi Andalan
Petunjuk paling kuat datang dari GR Yaris M Concept yang diperkenalkan Januari 2025. Mobil ini menggunakan mesin 2.0-liter empat silinder turbo yang dipasang di tengah—layout yang sangat tidak lazim untuk Yaris.

Mobil tersebut bahkan telah diuji di ajang balap Super Taikyu Jepang, menandakan keseriusan Toyota mengembangkan konfigurasi mesin tengah untuk produksi massal.

Mesin ini dikabarkan mampu menghasilkan tenaga 300 hingga 400 hp, serta mendukung teknologi mild-hybrid dan full-hybrid.

Jika digunakan pada GR MR2, mesin ini diyakini akan menjaga DNA performa MR2 klasik dengan sentuhan teknologi modern.

Laporan dari Jepang menyebut GR MR2 berpotensi menggunakan sistem penggerak empat roda (AWD).

Toyota juga diperkirakan akan menyediakan dua opsi transmisi, yakni manual 6-percepatan dan otomatis 8-percepatan, seperti yang digunakan pada GR Yaris.

Kombinasi ini membuat GR MR2 tak hanya menjanjikan performa tinggi, tetapi juga fleksibel untuk berbagai tipe pengemudi, dari puris hingga pengguna harian.

Dikembangkan Mandiri, Rilis Paling Cepat 2026
Berbeda dari GR86 (Subaru) dan GR Supra (BMW), MR2 generasi terbaru disebut akan dikembangkan sepenuhnya oleh Toyota dengan platform khusus.

Meski belum ada pengumuman resmi, berbagai laporan menyebut tahun 2026 sebagai waktu paling realistis untuk debutnya.

Jika benar terwujud, Toyota GR MR2 akan menjadi simbol kebangkitan mobil sport bermesin tengah Toyota di era modern—mobil yang dibuat bukan hanya demi angka penjualan, tetapi juga demi pengemudi sejati.(KIM)