Home - Nasional - Arus Balik di Empat Ruas Jalan Tol Mulai Padat, Jasa Marga Ingatkan Pengemudi Jaga Keselamatan

Arus Balik di Empat Ruas Jalan Tol Mulai Padat, Jasa Marga Ingatkan Pengemudi Jaga Keselamatan

Arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 mulai padat di empat ruas tol utama menuju Jabotabek. Jasa Marga mencatat 324 ribu kendaraan kembali dan mengimbau pengemudi mengutamakan keselamatan.

Minggu, 4 Januari 2026 - 10:41 WIB
Arus Balik di Empat Ruas Jalan Tol Mulai Padat, Jasa Marga Ingatkan Pengemudi Jaga Keselamatan
Kondisi Jalan Tol Jagorawi arah Jakarta dari Puncak, Bogor. (Hallonews / yopy)

HALLONEWS.COM — Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 serta libur sekolah telah berakhir. Arus balik di sejumlah ruas jalan tol menuju wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi (Jabotabek) mulai terpantau padat.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa sebanyak 324.208 kendaraan tercatat kembali ke wilayah Jabotabek pada periode Hari H hingga H+1 libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.

Kepadatan arus balik tersebut terpantau sejak Kamis, 1 Januari 2026 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB.

Menurut Rivan, angka 324.208 kendaraan tersebut merupakan kumulatif arus lalu lintas dari empat Gerbang Tol (GT) utama, yakni GT Cikupa (arah Merak), GT Ciawi (arah Puncak), GT Cikampek Utama (arah Trans Jawa), dan GT Kalihurip Utama (arah Bandung).

“Total volume lalu lintas ini meningkat sebesar 16,24 persen dibandingkan lalu lintas normal, yakni 278.918 kendaraan,” ujar Rivan dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (4/1/2026).

Distribusi arus balik menuju Jabotabek didominasi kendaraan dari arah timur, yakni Trans Jawa dan Bandung, sebanyak 147.817 kendaraan atau 45,59 persen. Sementara itu, dari arah barat (Merak) tercatat 90.590 kendaraan atau 27,94 persen, dan dari arah selatan (Puncak, Bogor) sebanyak 85.801 kendaraan atau 26,46 persen.

Arus balik dari arah Trans Jawa melalui GT Cikampek Utama Jalan Tol Jakarta–Cikampek tercatat sebanyak 71.614 kendaraan, meningkat 29,60 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Adapun kendaraan dari arah Bandung melalui GT Kalihurip Utama Jalan Tol Cipularang mencapai 76.203 kendaraan, naik 32,17 persen dari kondisi normal.

“Dengan demikian, total lalu lintas kembali ke Jabotabek dari arah Trans Jawa dan Bandung melalui kedua gerbang tol tersebut mencapai 147.817 kendaraan atau meningkat 30,91 persen dibandingkan lalu lintas normal,” jelas Rivan.

Sementara itu, lalu lintas dari arah Merak melalui GT Cikupa Jalan Tol Tangerang–Merak tercatat sebanyak 90.590 kendaraan, lebih rendah 8,28 persen dari lalu lintas normal.

Sedangkan kendaraan dari arah Puncak melalui GT Ciawi Jalan Tol Jagorawi mencapai 85.801 kendaraan, meningkat 27,62 persen dibandingkan lalu lintas normal.

Jasa Marga juga mencatat sebanyak 2.638.186 kendaraan meninggalkan wilayah Jabotabek selama 16 hari periode libur Nataru 2025/2026, yakni sejak Kamis, 18 Desember 2025 pukul 06.00 WIB hingga Sabtu, 3 Januari 2026 pukul 06.00 WIB. Angka tersebut meningkat 11,49 persen dibandingkan lalu lintas normal sebanyak 2.366.223 kendaraan, atau setara 90,5 persen dari total proyeksi 2,9 juta kendaraan.

“Pada periode yang sama, kendaraan yang kembali menuju wilayah Jabotabek tercatat sebanyak 2.472.184 kendaraan, meningkat 8,01 persen dibandingkan lalu lintas normal atau sekitar 86 persen dari proyeksi 2,8 juta kendaraan,” tutup Rivan.

PT Jasa Marga memprediksi puncak arus balik menuju wilayah Jabotabek dalam rangka libur Nataru 2025/2026 akan terjadi pada Minggu, 4 Januari 2026, seiring berakhirnya masa libur panjang dan dimulainya kembali aktivitas masyarakat.

Untuk menghadapi lonjakan volume kendaraan, Jasa Marga telah menyiagakan berbagai langkah antisipatif serta melakukan koordinasi intensif dengan Kepolisian, termasuk mendukung penerapan rekayasa lalu lintas apabila diperlukan.

Rivan juga mengimbau para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan selama perjalanan.

“Pastikan kondisi fisik dan kendaraan dalam keadaan prima. Jika merasa lelah, segera beristirahat di rest area. Selain itu, pastikan bahan bakar kendaraan mencukupi serta saldo kartu uang elektronik tersedia sebelum memasuki gerbang tol,” pungkasnya.
(yopy)