Home - Nusantara - Angin Kencang Terjang Wonogiri, Puluhan Rumah Rusak dan Jaringan Listrik Terganggu

Angin Kencang Terjang Wonogiri, Puluhan Rumah Rusak dan Jaringan Listrik Terganggu

Sejumlah rumah rusak dan tiang listrik tumbang akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Wonogiri, Jateng, Sabtu (24/1/2026).

Selasa, 27 Januari 2026 - 6:31 WIB
Angin Kencang Terjang Wonogiri, Puluhan Rumah Rusak dan Jaringan Listrik Terganggu
Polisi dan BPBD mendatangi rumah warga yang rusak akibat angin kencang yang melanda Kabupaten Wonogiri, Jateng, Sabtu (24/1/2026). Foto: Dok Pemprov Jateng

HALLONEWS.COM – Angin kencang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah, Sabtu (24/1/2026). Peristiwa tersebut mengakibatkan kerusakan bangunan, pohon tumbang, serta gangguan jaringan listrik di lima kecamatan.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Wonogiri, wilayah terdampak meliputi Kecamatan Girimarto, Wuryantoro, Jatipurno, Jatisrono, dan Manyaran. Kerusakan terparah dilaporkan terjadi di Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Jatisrono, dengan robohnya Gedung Pertemuan Pudaksari hingga rata dengan tanah.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Wonogiri, Fuad Wahyu Pratama, menjelaskan, angin kencang terjadi sejak Sabtu pagi seiring keberadaan Siklon Tropis Luana di Samudra Hindia. Dampaknya cukup signifikan di wilayah Wonogiri, ditandai dengan banyaknya pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

“Angin kencang terjadi sejak pagi hari seiring dengan adanya Siklon Tropis Luana di Samudra Hindia. Dampaknya sangat terasa di Wonogiri, dengan banyak pohon tumbang yang menimpa rumah warga,” ungkap Fuad, Senin (26/1/2026).

Di Kecamatan Jatipurno, sejumlah atap rumah warga dilaporkan terangkat akibat terjangan angin. Selain itu, sebuah tiang listrik patah setelah tertimpa pohon jati. Kondisi serupa terjadi di Kecamatan Manyaran, di mana jaringan listrik mengalami kerusakan parah akibat tertimpa batang pohon, sehingga menyebabkan pemadaman di beberapa titik distribusi.

Total kerugian materiil sementara ditaksir mencapai Rp157 juta. Kerugian tersebut meliputi kerusakan rumah warga, gedung pertemuan, serta sarana dan prasarana umum. Meski demikian, hingga saat ini tidak terdapat laporan korban jiwa.

BPBD bersama personel gabungan dari TNI, Polri, PLN, dan relawan segera melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak. “Fokus utama kami adalah mengevakuasi pohon tumbang yang menutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik guna menghindari potensi bahaya lanjutan,” kata Fuad.

Sementara itu, PLN Wonogiri segera melakukan upaya perbaikan pada Jaringan Tegangan Menengah (JTM) di wilayah Kota Wonogiri, Baturetno, hingga Giritontro yang sebelumnya mengalami gangguan.

Pemerintah Kabupaten Wonogiri mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya, khususnya dahan pohon yang rapuh, serta terus memantau informasi cuaca dari BMKG. Hal ini mengingat dampak siklon masih berpotensi memicu angin kencang dalam beberapa hari ke depan. (gaa)