Home - Nusantara - Andra Soni Janji Perkuat Infrastruktur dan Kualitas Sekolah Unggulan Banten

Andra Soni Janji Perkuat Infrastruktur dan Kualitas Sekolah Unggulan Banten

Gubernur Banten Andra Soni menegaskan pentingnya penataan kebijakan bagi sekolah unggulan agar memiliki status kekhususan yang jelas, berkeadilan, dan didukung infrastruktur pendidikan yang memadai.

Sabtu, 20 Desember 2025 - 12:39 WIB
Andra Soni Janji Perkuat Infrastruktur dan Kualitas Sekolah Unggulan Banten
Gubernur Banten Andra Soni meninjau SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) di Pandeglang, Jumat (19/12/2025). Foto: Humas Pemprov Banten for Hallonews

HALLONEWS.COM – Gubernur Banten Andra Soni menekankan bahwa sekolah unggulan di daerah perlu memiliki kebijakan khusus yang mampu memperkuat daya saing dan kualitas pendidikan.

Hal itu disampaikan saat meninjau SMAN Cahaya Madani Banten Boarding School (CMBBS) di Jalan Raya Labuan–Pandeglang Km 03, Saruni, Kecamatan Majasari, Kabupaten Pandeglang, Jumat (19/12/2025). Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten Jamaluddin serta Kepala SMAN CMBBS Edi Supriyanto.

Andra mengatakan, sejak kewenangan pengelolaan SMA berada di tingkat provinsi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah berkomitmen menjamin akses pendidikan menengah yang adil melalui program sekolah gratis. Namun, menurutnya, sekolah berstatus unggulan memerlukan kebijakan dan pendekatan yang lebih spesifik agar dapat mempertahankan daya saing dan keistimewaannya.

“Sekolah unggulan membutuhkan perlakuan khusus, baik dari sisi kebijakan, kurikulum, maupun metode pembinaan. Tujuannya agar anak-anak berprestasi di Banten semakin berdaya saing dan unggul,” ujar Andra.

Ia menjelaskan, lembaga pendidikan seperti CMBBS memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai pusat pendidikan bagi peserta didik cerdas dan berbakat istimewa. Dengan penetapan status kekhususan, aspek pembiayaan, pengelolaan, dan pembinaan prestasi dapat dirancang secara lebih presisi dan berkelanjutan.

Prioritas Infrastruktur Dasar

Selain kebijakan regulatif, Andra juga menyoroti pentingnya pemenuhan infrastruktur dasar sebagai faktor penunjang mutu pendidikan.

“Infrastruktur dasar harus menjadi prioritas. Kegiatan belajar akan berjalan optimal apabila kebutuhan pokok seperti air bersih dan fasilitas pembelajaran terpenuhi dengan baik,” ucapnya.

Sebagai tindak lanjut, Andra memastikan Pemprov Banten akan menyusun langkah kebijakan yang terarah, dimulai dari rehabilitasi fasilitas umum seperti aula, rumah dinas, dan laboratorium komputer.

“Kuncinya ada pada kesepakatan arah pengelolaan sekolah. Dengan perencanaan matang dan kebijakan tepat, sekolah unggulan di Banten dapat menjadi motor peningkatan kualitas sumber daya manusia,” kata Andra.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Banten, Jamaluddin, menambahkan bahwa diperlukan regulasi afirmatif untuk menguatkan peran sekolah unggulan dalam menghadapi tantangan global.

“Regulasi yang memberikan kekhususan pada sekolah unggulan penting untuk menjawab tuntutan dunia yang semakin kompetitif. Dukungan harus bersifat holistik, termasuk penguatan SDM, sistem insentif guru, serta pembinaan prestasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMAN CMBBS, Edi Supriyanto, menyampaikan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kualitas pembelajaran di tengah era modernisasi dan digitalisasi pendidikan.

“Minat dan potensi siswa CMBBS sangat tinggi. Prestasi nasional dan internasional yang diraih menjadi bukti nyata. Dukungan kebijakan, peningkatan infrastruktur, serta pembinaan berkelanjutan sangat kami butuhkan agar potensi tersebut berkembang optimal,” tutur Edi. (ren)