Home - Nasional - Survei Indikator Politik: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Nyaris 80 Persen

Survei Indikator Politik: Kepuasan Publik terhadap Kinerja Prabowo Nyaris 80 Persen

Survei Indikator Politik Indonesia mencatat 79,9 persen publik puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto. Pemberantasan korupsi menjadi alasan utama dukungan masyarakat.

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:09 WIB
Survei Indikator Politik:  Kepuasan Publik terhadap Kinerja  Prabowo Nyaris 80 Persen
Presiden Prabowo Subianto. Hallonews

HALLONEWS.COM – Tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto tercatat berada di angka tinggi. Hasil survei nasional yang dirilis Indikator Politik Indonesia menunjukkan hampir 80 persen publik menyatakan puas terhadap kepemimpinan Prabowo.

Survei yang dilakukan pada 15–21 Januari 2026 itu memperlihatkan bahwa total 79,9 persen responden merasa puas terhadap kinerja Presiden. Rinciannya, 13 persen menyatakan sangat puas dan 66,9 persen mengaku cukup puas.

Sementara itu, responden yang menyatakan kurang puas tercatat sebesar 17,1 persen, sedangkan 2,2 persen menyatakan tidak puas sama sekali. Adapun 0,8 persen responden memilih tidak memberikan jawaban.

Peneliti Utama Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi menilai capaian tersebut tergolong tinggi untuk ukuran tingkat persetujuan publik terhadap seorang presiden.

Dia juga menyebut angka kepuasan ini relatif stabil jika dibandingkan dengan periode awal tahun sebelumnya.

“Tingkat kepuasan Presiden Prabowo tercatat lebih tinggi dibandingkan awal masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 2004 dan Presiden Joko Widodo pada 2014. Ia menilai tingginya angka kepuasan tersebut tidak terlepas dari kombinasi dukungan politik yang luas,” kata Burhanuddin, Minggu (8/2/2026).

Meski demikian, Burhanuddin menekankan bahwa tingkat kepuasan yang benar-benar kuat masih perlu ditingkatkan. Hal ini terlihat dari jumlah responden yang menyatakan sangat puas masih berada di kisaran 13 persen.

Dalam survei tersebut juga terungkap sejumlah faktor yang menjadi alasan publik memberikan penilaian positif terhadap Presiden Prabowo. Upaya pemberantasan korupsi menjadi faktor paling dominan, dengan 17,5 persen responden menyebut hal tersebut sebagai alasan utama.

Selain itu, program bantuan kepada masyarakat menjadi alasan kedua terbesar dengan angka 15,6 persen. Faktor lainnya meliputi penilaian positif terhadap program kerja pemerintah, kinerja yang dinilai memberikan hasil nyata, serta karakter kepemimpinan Presiden yang dianggap tegas dan berwibawa.

Program sosial seperti penyediaan makan bergizi gratis, perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat, hingga peningkatan stabilitas keamanan juga turut menjadi pertimbangan publik dalam memberikan tingkat kepuasan terhadap pemerintah saat ini.

Hasil survei ini menjadi gambaran awal terhadap persepsi masyarakat terhadap jalannya pemerintahan, sekaligus menjadi indikator penting bagi arah kebijakan ke depan.

Peneliti Indikator Politik Indonesia Rizka Halida, menjelaskan survei dilakukan melalui wawancara tatap muka terhadap 1.220 responden di seluruh provinsi di Indonesia.

“Kami turun lapangan tanggal 15 sampai 21 Januari 2026. Populasi survei adalah warga negara Indonesia berumur 17 tahun atau lebih atau sudah menikah,” ujar Rizka.

Dengan jumlah sampel tersebut, survei memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen. Sampel diambil secara acak dan didistribusikan secara proporsional, serta telah melalui proses quality control tanpa ditemukan kesalahan berarti. (min)