Jalur Selatan Cianjur Disiapkan Jadi Alternatif Mudik 2026
Polda Jabar menilai jalur selatan Cianjur berpotensi menjadi rute alternatif mudik Lebaran 2026. Polisi menyoroti titik rawan kecelakaan serta perlunya penambahan rambu dan penerangan jalan.

HALLONEWS.COM – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menilai jalur selatan Cianjur berpotensi menjadi rute alternatif bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Lebaran 2026.
Namun, sejumlah pembenahan infrastruktur dinilai masih perlu dilakukan untuk menjamin keamanan dan kenyamanan pemudik.
Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan mengatakan pihaknya telah meninjau langsung kondisi jalur selatan Jawa Barat yang meliputi wilayah Sukabumi, Cianjur, Garut hingga perbatasan Jawa Barat dan Jawa Tengah.
“Hasil pemantauan sementara menunjukkan jalur tersebut cukup potensial digunakan sebagai jalur pendukung untuk mengurai kepadatan kendaraan yang biasanya menumpuk di jalur utama Pantura maupun jalur tengah,” kata Rudi, Minggu (8/2/2026).
Dia menjelaskan jalur selatan dapat menjadi alternatif perjalanan yang menghubungkan sejumlah wilayah, mulai dari Lebak di Banten hingga wilayah selatan Jawa Barat dan menuju Jawa Tengah.
Meski demikian, kepolisian menemukan sejumlah titik rawan kecelakaan, terutama di wilayah hukum Sukabumi. Kondisi tersebut membutuhkan penambahan rambu lalu lintas sebagai langkah pencegahan kecelakaan.
“Minimnya penerangan jalan umum di beberapa ruas jalur selatan juga menjadi perhatian serius. Kondisi jalan yang gelap pada malam hari dinilai berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan serta membuat pengendara enggan melintasi jalur tersebut,” papar Rudi.
Kapolda menegaskan pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah daerah guna mempercepat perbaikan fasilitas pendukung di sepanjang jalur selatan Jawa Barat.
Langkah evaluasi juga akan dilakukan melalui rapat koordinasi lintas instansi untuk memastikan kesiapan jalur alternatif tersebut sebelum puncak arus mudik Lebaran 2026.
Kepolisian berharap dengan optimalisasi jalur selatan, arus kendaraan saat mudik dan arus balik dapat lebih merata sehingga kemacetan panjang di jalur utama dapat diminimalkan. (min)
