Geger! Pegawai PPPK Ditemukan Tewas Mengenaskan, Barang Berharga Raib
Pegawai PPPK RSPAU ditemukan tewas di kontrakan Pondok Gede dengan tubuh menghitam. Dalam olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang milik korban tidak berada di lokasi, di antaranya sepeda motor, telepon genggam, dan dompet.

HALLONEWS.COM – Seorang pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara (RSPAU) Halim Perdanakusuma berinisial NHW (31) ditemukan tewas mengenaskan di Gg H Enting, Jatiwatingin, Pondok Gede, Kota Bekasi.
Polisi kini mendalami kasus tersebut, termasuk kemungkinan adanya unsur tindak pidana. Sebab, barang berharga korban raib dari rumah kontrakannya.
Kapolsek Pondok Gede Kompol Bambang Sugiharto mengatakan, penemuan jasad korban berawal dari kecurigaan rekan kerja korban yang tidak melihat NHW masuk kerja sejak Senin (2/2/2026). Upaya menghubungi korban melalui telepon juga tidak membuahkan hasil.
“Karena tidak ada kabar selama dua hari, rekan korban kemudian mendatangi kontrakan tempat korban tinggal,” kata Bambang, Sabtu (7/2/2026).
Menurut Bambang, pada Rabu sekitar pukul 10.00 WIB, rekan korban mendapati pintu kontrakan terkunci dari dalam dan tidak ada respons. Rekan korban lalu menghubungi pemilik kontrakan untuk membuka pintu menggunakan kunci cadangan.
“Setelah pintu dibuka, korban ditemukan sudah meninggal dunia di dalam kamar dengan posisi terlentang di atas tempat tidur dan tertutup selimut. Kondisi tubuh korban sudah mengalami perubahan warna,” ujarnya.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan ke kepolisian. Petugas Bhabinkamtibmas bersama perwira pengendali dan piket fungsi Polsek Pondok Gede langsung melakukan pengecekan awal di tempat kejadian perkara (TKP).
Sekitar pukul 12.30 WIB, Tim Inafis Polres Metro Bekasi Kota tiba di lokasi untuk melakukan olah TKP. Proses tersebut turut didampingi penyidik dari Satuan Polisi Militer Halim Perdanakusuma, mengingat korban merupakan pegawai PPPK di TNI Angkatan Udara.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, sekitar pukul 13.00 WIB untuk dilakukan visum dan autopsi guna memastikan penyebab kematian.
Bambang menambahkan, dalam olah TKP, polisi menemukan sejumlah barang milik korban tidak berada di lokasi, di antaranya sepeda motor, telepon genggam, dan dompet.
“Saat ini kami masih meminta keterangan dari sejumlah saksi dan mendalami seluruh kemungkinan yang berkaitan dengan peristiwa tersebut, termasuk dugaan tindak pidana,” tegasnya. (dul)
