Home - Nasional - Kapolri Berduka Eyang Meri Hoegeng Meninggal Dunia, Kapolri: Beliau Saksi Sejarah, Pelita Teladan Bagi Kami

Kapolri Berduka Eyang Meri Hoegeng Meninggal Dunia, Kapolri: Beliau Saksi Sejarah, Pelita Teladan Bagi Kami

Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Bagi Kapolri, Eyang Meri merupakan inspirasi generasi penerus Polri.

Selasa, 3 Februari 2026 - 18:53 WIB
Kapolri Berduka Eyang Meri Hoegeng Meninggal Dunia, Kapolri: Beliau Saksi Sejarah, Pelita Teladan Bagi Kami
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mencium tangan Eyang Meri Hoegeng di acara Ulang Tahun ke-100 beberapa waktu lalu. Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya istri almarhum Jenderal (purn) Hoegeng Iman Santoso, Meriyati Roeslani Hoegeng.

Sigit menilai sosok Eyang Meri panggilan akrab Meriyati Roeslani Hoegeng merupakan teladan bagi Polri.

“Saya selaku Kapolri beserta Ketua Umum Bhayangkari, mewakili seluruh keluarga besar institusi Polri dan Bhayangkari, menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Ibu Meriyati Roeslani Hoegeng (Eyang Meri), istri tercinta dari Alm Jenderal Polisi (Purn) Hoegeng Iman Santoso,” ujar Sigit, kepada wartawan, Selasa (3/2/2026).

Mantan Kabareskrim Polri ini mengatakan Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Bagi Kapolri, Eyang Meri merupakan inspirasi generasi penerus Polri.

“Polri sangat kehilangan sosok Eyang Meri. Beliau bukan sekadar saksi sejarah, tetapi juga pelita keteladanan bagi kami. Semasa hidupnya, beliau menjadi inspirasi nyata bagi seluruh generasi penerus Polri dan Bhayangkari untuk terus menjaga marwah institusi,” ujarnya.

Kapolri sekali lagi menyampaikan dukacita mendalam. Dia mendoakan semoga almarhum mendapat tempat mulia di sisi Allah SWT.

“Sekali lagi, kami sampaikan duka cita yang mendalam. Semoga segala jasa dan amal ibadah almarhumah diterima, serta beliau mendapatkan tempat mulia di sisi Allah SWT. Kepada keluarga besar yang ditinggalkan, semoga senantiasa diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan,” ungkapnya.

Eyang Meri meninggal dunia di RS Polri, Kramatjati, Jakarta Timur pukul 13.25 WIB, Selasa (3/2/2026). Jenazah disemayamkan di Pesona Khayangan, Depok. (min)