Hujan Sedikit Langsung PJJ, Legislator Ingatkan Risiko Turunnya Kualitas Belajar
Anggota DPRD DKI Jakarta minta Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) tidak dijadikan jalan pintas setiap kali hujan mengguyur Jakarta.

HALLONEWS.COM – Desakan agar kebijakan Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) tidak dijadikan jalan pintas setiap kali hujan mengguyur Jakarta kian menguat.
Aspirasi itu datang dari berbagai kalangan, terutama para ibu rumah tangga, yang menilai PJJ berpotensi memanjakan anak dan menggerus kedisiplinan belajar.
Menanggapi keluhan tersebut, Anggota Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Chicha Koeswoyo, menegaskan bahwa penerapan PJJ seharusnya bersifat selektif, bukan diberlakukan secara menyeluruh tanpa mempertimbangkan kondisi lapangan.
“PJJ hanya layak diterapkan bagi siswa yang benar-benar terdampak banjir atau mengalami keterisolasian akses menuju sekolah,” katanya kepada wartawan Selasa (3/2/2026).
Menurutnya, sebaliknya, bagi wilayah yang aman dan jalur transportasinya masih dapat dilalui, aktivitas belajar tatap muka dinilai harus tetap berjalan.
“Kalau wilayahnya aman dan hujan masih dalam batas wajar, sebaiknya sekolah tetap masuk,” ujar Chicha.
Ia mengingatkan, kebijakan PJJ yang terlalu longgar justru berisiko mengorbankan kualitas pendidikan, terutama bagi siswa kelas akhir seperti kelas VI, IX, dan XII yang tengah memasuki fase krusial persiapan ujian.
“Jangan sampai masa persiapan penting justru habis dengan PJJ yang dalam praktiknya sering tidak efektif,” tegasnya.
Pandangan serupa disampaikan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta lainnya, Solikhah.
Legislator dari Fraksi PKS itu menilai PJJ tidak semestinya dijadikan resep instan setiap kali cuaca memburuk.
Menurut Solikhah, sekolah seharusnya tetap menjadi ruang utama proses belajar, sementara PJJ hanya digunakan sebagai opsi terakhir dalam kondisi darurat.
Ia berharap, Pemprov DKI Jakarta dapat menyusun kebijakan pendidikan yang lebih tegas dan proporsional, agar hak belajar siswa tetap terpenuhi tanpa mengorbankan kualitas dan kedisiplinan.
“PJJ itu solusi darurat, bukan kebiasaan,” ucapnya. (ALS)
