Home - Nusantara - Teror Sekolah di Yahukimo, Seorang Warga Tewas Dianiaya

Teror Sekolah di Yahukimo, Seorang Warga Tewas Dianiaya

Aksi kekerasan terjadi di sekolah Dekai, Yahukimo, menewaskan seorang warga sipil. Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo bergerak cepat menangani kasus.

Selasa, 3 Februari 2026 - 10:15 WIB
Teror Sekolah di Yahukimo, Seorang Warga Tewas Dianiaya
Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai. Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Dunia pendidikan di Kabupaten Yahukimo kembali diselimuti duka. Sebuah aksi kekerasan terjadi di lingkungan SMP YPK Yakpesmi Dekai, Papua Pegunungan, yang menyebabkan seorang warga sipil meninggal dunia.

Peristiwa ini langsung mendapat respons cepat dari aparat gabungan Satgas Damai Cartenz dan Polres Yahukimo.

Insiden tersebut terjadi pada Senin pagi, 2 Januari 2026, di sekitar kawasan sekolah yang berlokasi di Distrik Dekai. Korban diketahui sedang menjalankan aktivitas pekerjaan di area sekolah saat kejadian berlangsung.

Selain menimbulkan korban jiwa, aksi kekerasan itu juga mengakibatkan kerusakan fasilitas sekolah serta sebuah kendaraan yang berada di sekitar lokasi.

Situasi sempat menimbulkan kepanikan di lingkungan sekolah sebelum aparat keamanan tiba untuk mengamankan keadaan.

Mendapat laporan kejadian, personel Polres Yahukimo bersama Satgas Damai Cartenz langsung mendatangi tempat kejadian perkara.

Aparat melakukan pengamanan lokasi, mengevakuasi korban ke fasilitas kesehatan, serta mengumpulkan keterangan saksi dan barang bukti untuk kepentingan penyelidikan.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Brigjen Pol Faizal Ramadhani, menyampaikan duka cita mendalam atas peristiwa yang terjadi di lingkungan pendidikan tersebut. Ia menegaskan bahwa sekolah seharusnya menjadi ruang yang aman bagi seluruh masyarakat.

“Kami memastikan peningkatan patroli dan pengamanan di wilayah Dekai guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Langkah-langkah pengamanan dilakukan secara terbuka maupun tertutup demi menjaga stabilitas keamanan,” kata Faizal.

Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Kombes Pol Adarma Sinaga, menyatakan pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak sekolah dan tokoh masyarakat setempat. Pendekatan dialogis dilakukan bersamaan dengan proses penegakan hukum.

Hingga saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan para pelaku. Aparat menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan masyarakat agar aktivitas pendidikan di Dekai dapat kembali berjalan normal. (min)