Home - Internasional - AS–Rusia Diam-Diam Bertemu di Florida, Ukraina Jadi Topik Utama

AS–Rusia Diam-Diam Bertemu di Florida, Ukraina Jadi Topik Utama

Amerika Serikat dan Rusia menggelar pertemuan tertutup di Florida pada Sabtu membahas konflik Ukraina, sementara Zelenskyy menuntut dialog langsung dengan Putin.

Minggu, 1 Februari 2026 - 12:07 WIB
AS–Rusia Diam-Diam Bertemu di Florida, Ukraina Jadi Topik Utama
Utusan khusus Presiden AS Steve Witkoff (kanan) dan utusan khusus Presiden Rusia Kirill Dmitriev menghadiri pertemuan di Kremlin, Moskow, Rusia, 2 Desember 2025. Foto: CGTN for Hallonews

HALLONEWS.COM – Amerika Serikat dan Rusia menggelar pertemuan tertutup di Florida pada Sabtu (31/1/2026) waktu setempat, membahas konflik Ukraina. Meski digambarkan sebagai konstruktif, kedua pihak menutup rapat rincian pembicaraan, memicu spekulasi soal arah baru diplomasi perang yang telah berlangsung hampir tiga tahun itu.

Utusan khusus Presiden AS Steve Witkoff mengatakan pertemuan antara delegasi AS dan Rusia berlangsung “produktif dan konstruktif”, sebagai bagian dari upaya mediasi Washington untuk mendorong penyelesaian damai konflik Ukraina.

“Hari ini di Florida, kami menggelar pertemuan yang produktif dan konstruktif dengan delegasi Rusia sebagai bagian dari upaya memajukan resolusi damai konflik Ukraina,” tulis Witkoff melalui unggahan di platform X, Sabtu (31/1/2026).

Menurut Witkoff, delegasi Amerika Serikat dalam pertemuan tersebut mencakup Menteri Keuangan AS Scott Bessent, Jared Kushner, serta Penasihat Senior Gedung Putih Josh Gruenbaum.

Pihak Rusia juga mengonfirmasi pertemuan tersebut. Utusan khusus Presiden Rusia untuk investasi asing dan kerja sama ekonomi, Kirill Dmitriev, menyebut dialog dengan delegasi AS sebagai pertemuan konstruktif, termasuk pembahasan mengenai Kelompok Kerja Ekonomi AS–Rusia.

Meski demikian, tidak ada rincian yang diungkap terkait isi pembicaraan, baik soal gencatan senjata, wilayah Ukraina, maupun format perundingan lanjutan.

Pertemuan di Florida ini merupakan kelanjutan dari kontak sebelumnya antara kedua pihak. Dmitriev diketahui bertemu Witkoff dan Kushner pada Januari lalu di sela Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, serta mengadakan pembicaraan dengan negosiator AS saat berkunjung ke Miami pada Desember.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy pada Sabtu menegaskan bahwa masalah teritorial Ukraina tidak dapat diselesaikan tanpa dialog langsung dengan Presiden Rusia Vladimir Putin.

Dalam sebuah wawancara, Zelenskyy menyatakan Ukraina terbuka terhadap format pertemuan apa pun yang melibatkan Rusia dan Amerika Serikat, serta berharap Eropa akan dilibatkan dalam tahap berikutnya.

Ia menekankan bahwa pertemuan trilateral perlu dilakukan terlebih dahulu dan menyebut keterlibatan langsung kepala negara Rusia sebagai kunci, tanpa itu kesepakatan soal wilayah dinilai mustahil tercapai.

Sebelumnya, Rusia menyatakan kesediaannya mengundang Zelenskyy bertemu Putin di Moskow dengan jaminan keamanan, namun menegaskan bahwa pertemuan langsung hanya mungkin terjadi jika hasil konkret dan positif dapat dipastikan.

Zelenskyy menolak opsi tersebut dan menyatakan tidak mungkin bertemu Putin di Moskow, sembari mengundang secara resmi Presiden Rusia untuk menggelar pembicaraan di Kyiv.

Diketahui, tim Ukraina dan Rusia telah menggelar negosiasi tatap muka pertama pada 23–24 Januari di Abu Dhabi. Putaran kedua pembicaraan dijadwalkan dimulai pada Minggu, 1 Februari, di tengah meningkatnya manuver diplomatik Amerika Serikat. (ren)