BCA Syariah Gandeng Ivan Gunawan, Dorong Modernisasi Wastra Nusantara Lewat “Nusanova”
BCA Syariah berkolaborasi dengan desainer Ivan Gunawan untuk memodernisasi wastra Nusantara melalui konsep Nusanova, memadukan budaya, fashion modern, dan ekonomi syariah.

HALLONEWS.COM – BCA Syariah menjalin kolaborasi strategis dengan desainer ternama sekaligus Founder Garis Poetih, Ivan Gunawan, dalam upaya memodernisasi wastra asli Indonesia agar tetap relevan dan lestari di tengah perkembangan industri fashion nasional.
Kolaborasi tersebut ditampilkan dalam peragaan busana Garis Poetih yang digelar di City Hall, Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan. Pada kesempatan itu, Ivan Gunawan memperkenalkan konsep bertajuk “Nusanova”, yang menggabungkan kekayaan kain tradisional Nusantara dengan sentuhan desain modern.
“Melalui Nusanova, saya ingin menunjukkan bahwa kain tradisional Indonesia tidak hanya bernilai budaya, tetapi juga bisa tampil modern dan mengikuti zaman,” ujar Ivan di hadapan ratusan tamu undangan.
Ivan menjelaskan, kehadiran Garis Poetih bukan sekadar menampilkan karya busana, melainkan menjadi medium untuk menghadirkan terobosan kreatif yang memadukan seni, fashion, dan nilai kebermanfaatan.
Ia menilai wastra Nusantara memiliki potensi besar untuk terus berkembang apabila dikemas dengan pendekatan yang lebih segar dan kontekstual.
Lebih lanjut, Ivan mengaitkan perjalanan Garis Poetih dengan kiprahnya di industri hijab melalui brand Mandjha, yang telah ia geluti selama delapan tahun. Saat ini, Mandjha telah memiliki sekitar 20 gerai di berbagai daerah di Indonesia serta didukung lebih dari 54 ribu pelanggan setia.
Dalam kesempatan tersebut, Ivan juga mengajak para pelanggannya untuk beralih ke layanan perbankan syariah dengan membuka rekening di BCA Syariah. Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari perjalanan hijrahnya sekaligus upaya mendukung ekosistem ekonomi syariah.
“Perjalanan ini tidak singkat. Ada proses panjang yang saya jalani, termasuk keputusan pribadi untuk lebih mendekatkan diri kepada nilai-nilai yang saya yakini,” tuturnya.
Ivan mengungkapkan, salah satu bentuk keseriusannya adalah dengan menghentikan penggunaan kartu kredit konvensional sebelum menunaikan ibadah haji. Sebagai gantinya, ia kini mengandalkan layanan digital perbankan syariah untuk mendukung aktivitas transaksinya sehari-hari.
Sementara itu, Presiden Direktur BCA Syariah, Yuli Melati Suryaningrum, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Ivan Gunawan didasari oleh reputasi, konsistensi, serta kepedulian sosial yang dimiliki desainer tersebut.
“Ivan adalah sosok yang istikamah dalam berkarya dan selalu menghadirkan karya yang tidak hanya indah, tetapi juga memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Yuli.
Ia menambahkan, digitalisasi keanggotaan yang diterapkan melalui kolaborasi ini akan memudahkan transaksi antara brand Mandjha dan para pelanggannya, sekaligus mendorong inklusi layanan keuangan syariah.
Kolaborasi antara BCA Syariah dan Ivan Gunawan ini diharapkan mampu menjadi contoh sinergi antara industri keuangan syariah dan ekonomi kreatif, sekaligus memperkuat posisi wastra Nusantara sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia yang terus berkembang. (ver)
