Home - Nasional - Agum Gumelar Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden, Wakapolri Gaspol Lanjutkan Transformasi

Agum Gumelar Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden, Wakapolri Gaspol Lanjutkan Transformasi

Agum Gumelar tegaskan Polri berada langsung di bawah Presiden saat Munas PP Polri 2026. Wakapolri paparkan langkah besar percepatan transformasi institusi.

Kamis, 29 Januari 2026 - 13:30 WIB
Agum Gumelar Tegaskan Posisi Polri di Bawah Presiden, Wakapolri Gaspol Lanjutkan Transformasi
Ketua Umum Pepabri Agum Gumelar bersama Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo di acara Musyawarah Nasional VI Persatuan Purnawirawan Polri tahun 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026). Hallonews.com

HALLONEWS.COM – Ketua Umum Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (Pebpabri) Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar menegaskan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memiliki kedudukan langsung di bawah Presiden.

Penegasan tersebut disampaikan di hadapan Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo yang turut hadir menghadiri Musyawarah Nasional VI Persatuan Purnawirawan Polri tahun 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026).

Agum menilai posisi kelembagaan Polri menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas negara sekaligus memperkuat profesionalisme institusi.

Dalam sambutannya, Wakapolri menyampaikan penghargaan atas dukungan para senior Polri. Ia menyebut kepercayaan dari para purnawirawan menjadi dorongan moral bagi jajaran kepolisian untuk mempercepat agenda transformasi organisasi.

Menurut Dedi, transformasi Polri diarahkan pada peningkatan kualitas pelayanan publik, pembenahan kultur kerja, dan penguatan integritas personel.

Salah satu langkah strategis yang disiapkan adalah pembangunan pusat studi kepolisian di puluhan perguruan tinggi di Indonesia untuk memperkuat riset dan inovasi.

Selain itu, Polri juga mempercepat digitalisasi layanan, memperkuat sistem pengawasan, serta memodernisasi sarana operasional.

Upaya tersebut diiringi dengan pembinaan etika profesi dan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar institusi semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat.

Wakapolri menegaskan transformasi bukan sekadar program jangka pendek, melainkan proses berkelanjutan yang membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa.

Dia optimistis, dengan sinergi antara generasi aktif dan para purnawirawan, Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung terhadap keamanan, ketertiban, dan pelayanan publik. (min)