Home - Nasional - Wafat dalam Usia 78 Tahun, Letjen (Purn) Amir Sembiring akan Dimakamkan di TMP Kalibata Hari Ini

Wafat dalam Usia 78 Tahun, Letjen (Purn) Amir Sembiring akan Dimakamkan di TMP Kalibata Hari Ini

Jenazah Letjen (Purn) Amir Sembiring akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, hari Rabu (28/1/2026) ini.

Rabu, 28 Januari 2026 - 7:34 WIB
Wafat dalam Usia 78 Tahun, Letjen (Purn) Amir Sembiring akan Dimakamkan di TMP Kalibata Hari Ini
Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr dr Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes menyampaikan ucapan duka cita atas wafatnya Letnan Jenderal TNI (Purn) Amir Sembiring. Foto: Diskominfo Kab Karo

HALLONEWS.COM – Mantan Komandan Kodiklat TNI Letnan Jenderal TNI (Purn) Amir Sembiring wafat pada usia 78 tahun di Jakarta, Senin (26/1/2026). Rencananya, jenazah Letjen (Purn) Amir Sembiring akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, hari Rabu (28/1/2026) ini.

Letjen (Purn) Amir Sembiring merupakan jenderal TNI kelahiran Karo, Sumatra Utara. Masyarakat Karo dan Sumut sangat berduka atas berpulangnya Letjen (Purn) Amir Sembiring.

Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr dr Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes, menyampaikan turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya Letnan Jenderal TNI (Purn) Amir Sembiring. “Atas nama Pemerintah Kabupaten Karo dan seluruh masyarakat Karo, saya menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring, ujar Antonius Ginting di Jakarta, Selasa (27/1/2026).

“Beliau adalah putra terbaik bangsa, sosok pejuang dan teladan yang telah mengabdikan hidupnya bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia,” imbuh Bupati Karo.

Antonius Ginting menambahkan, dedikasi, pengabdian, serta nilai-nilai keteladanan yang diwariskan almarhum akan selalu dikenang dan menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.
“Kiranya Tuhan Yang Maha Esa menerima arwah beliau di sisi-Nya dan memberikan kekuatan, penghiburan, serta ketabahan bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, mantan Komandan Kodiklat TNI Letnan Jenderal TNI (Purn) Amir Sembiring wafat pada usia 78 tahun di Jakarta, Senin (26/1/2026) pukul 02.30 WIB. Almarhum mengembuskan napas terakhirnya setelah menjalani masa purnatugas sebagai perwira tinggi Tentara Nasional Indonesia.

Jenazah Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring disemayamkan di Jambur Merga Silima, kawasan Cibubur Alternatif, tepatnya di Jalan Patumbak Nomor 88, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, yang berada di depan Perumahan Raffles Hills, Jakarta Timur.

“Rencananya, jenazah Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring akan dimakamkan secara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, pada Rabu (28/1/2026),” ungkap perwakilan keluarga.

Almarhum meninggalkan seorang istri, Maimunah Tarigan, serta tiga putri yakni Sri Atheta Ulina Sembiring, Siska Adhelina Sembiring, serta Astri Juwita Sembiring. Kepergian Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, kerabat, serta rekan sejawat di lingkungan TNI.

Letjen TNI (Purn) Amir Sembiring dikenal sebagai salah satu perwira tinggi TNI yang memiliki rekam jejak panjang di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia prajurit. Namanya sempat menjadi sorotan publik saat dipercaya menjabat sebagai Komandan Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI (Kodiklat TNI), lembaga strategis yang berperan penting dalam membentuk doktrin serta kualitas profesionalisme prajurit lintas matra.

Selama bertugas di Kodiklat TNI, Amir Sembiring dinilai berperan aktif dalam mendorong modernisasi sistem pendidikan dan latihan militer. Ia menekankan pentingnya integrasi doktrin, peningkatan interoperabilitas antar-matra, serta adaptasi terhadap dinamika ancaman non-konvensional yang terus berkembang. Di bawah kepemimpinannya, Kodiklat TNI diarahkan untuk menghasilkan prajurit yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga adaptif, profesional, dan berwawasan kebangsaan.

Sebelum mencapai pangkat Letjen TNI, Amir Sembiring meniti karier dari berbagai penugasan strategis di lingkungan TNI. Pengalaman lapangan, penugasan staf, hingga posisi komando membentuk karakter kepemimpinannya yang dikenal tegas namun komunikatif. Rekan sejawat kerap menilai Amir sebagai figur perwira yang menjunjung tinggi disiplin, loyalitas, serta etika keprajuritan.

Sebagai mantan Komandan Kodiklat TNI, Amir Sembiring juga dikenal memiliki perhatian besar terhadap pembinaan generasi muda TNI. Ia kerap menekankan bahwa pendidikan militer harus berjalan seiring dengan penguatan nilai-nilai Pancasila, netralitas TNI, serta komitmen terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia atau NKRI. (gaa)