Reza Arap Bertekad Bela Nama Baik Sang Kekasih
Meta : Reza Arap meminta agar mendiang Lula Lahfah dihormati dan tidak ada spekulasi yang melukai martabat dan kenangan almarhuman.

HALLONEWS.COM – Duka mendalam menyelimuti Reza Arap. Sosok yang dikenal enerjik di panggung musik dan dunia digital, menghadapi kehilangan paling berat dalam hidupnya. Kekasih tercinta, Lula Lahfah, telah berpulang, meninggalkan kesunyian dan luka yang sulit diungkapkan dengan kata-kata.
Kepergian Lula datang secara tiba-tiba dan mengguncang banyak pihak, terutama Reza Arap yang selama ini kerap memperlihatkan kedekatan emosional dengan sang kekasih. Dalam unggahan singkat di media sosial, Reza menumpahkan perasaannya dengan kalimat sederhana namun menyayat hati, seolah mencerminkan betapa berat kenyataan yang harus ia terima. Ungkapan itu segera menjadi ruang bersama bagi ribuan orang untuk menyampaikan doa, simpati, dan pelukan virtual.
Lula Lahfah bukan sekadar kekasih bagi Reza Arap. Ia adalah teman berbagi, pendengar setia, dan sosok yang hadir dalam perjalanan hidup Reza di tengah tekanan sebagai figur publik. Kebersamaan mereka, yang kerap terekam dalam potongan momen sederhana di media sosial, kini tinggal kenangan yang mengendap dalam ingatan.
Dalam prosesi pemakaman, Sabtu (24/1/2026), suasana haru tak terelakkan. Reza Arap terlihat mendampingi keluarga Lula dengan wajah pucat dan langkah tertatih. Tatapannya kosong, seolah masih sulit menerima bahwa sosok yang selama ini berada di sisinya kini telah pergi untuk selamanya. Air mata jatuh tanpa bisa dibendung, menjadi saksi perpisahan terakhir yang penuh kesedihan.
Di tengah gelombang perhatian publik, Reza Arap memilih bersuara dengan nada perlindungan. Ia meminta agar mendiang Lula dihormati, agar tidak ada spekulasi yang melukai martabat dan kenangan yang ditinggalkan. Permintaan itu lahir dari cinta, dari keinginan menjaga sosok yang ia kasihi bahkan setelah kepergiannya.
Ungkapan belasungkawa mengalir tanpa henti. Rekan musisi, selebritas, sesama kreator, hingga penggemar membanjiri ruang digital dengan doa dan pesan penguatan. Banyak yang mengaku kehilangan, namun tak ada yang merasakan kehampaan sedalam Reza Arap, yang kini harus melanjutkan hidup dengan satu ruang kosong yang tak tergantikan.
Seusai pemakaman Lula Lahfah, Reza Arap Oktovian menyampaikan tekadnya untuk memulihkan nama baik sang kekasih dari berbagai hujatan dan tudingan negatif yang selama ini diarahkan warganet, baik secara personal maupun terkait hubungan mereka.
Komitmen tersebut disampaikan Reza Arap melalui cuitan di akun media sosial X pada Sabtu (24/1/2026) malam. Dalam unggahan itu, Reza menyatakan kemungkinan dirinya akan kehilangan kendali. “Syg… maafin aku kalau dalam grief phase aku, suatu saat aku yakin tunangan kamu ini akan hilang kontrol untuk memperbaiki nama kamu dan semuanya, yang sudah bertahun-tahun kamu tau kalau aku sudah menahan diri,” tulis Reza Arap.
Selama ini, Reza Arap memilih untuk tidak menanggapi berbagai hujatan karena hal itu merupakan permintaan langsung dari Lula Lahfah agar dirinya menahan diri dan tidak meladeni komentar negatif maupun klarifikasi kepada publik.
Reza juga mengunggah tulisan singkat “take me instead” di akun X. Jika diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, pesan tersebut berbunyi “bawa aku sebagai gantinya”. Pesan pendek tersebut menyiratkan bahwa Reza Arap siap pasang badan untuk membeli sang kekasih.
Sebagai informasi, Reza Arap menjalin hubungan dengan Lula sejak 2025. Sebelumnya, Reza menikah dengan Wendy Walters namun pernikahan mereka kandas di tahun 2023.
Jalinan asmara Reza Arap dan Lula mengarah ke hubungan yang lebih serius. Hingga, Lula ditemukan meninggal dunia di apartemen di Jakarta Selatan pada Jumat (23/1/2026) malam.
Penemuan jenazah Lula kemudian dilaporkan ke polisi.
Penyidik kepolisian menemukan obat-obatan serta surat rawat jalan dari rumah sakit. Polisi juga memastikan tidak ada tanda penganiayaan. Pihak keluarga kemudian memakamkan jenazah Lula Lahfah di Taman Pemakaman Umum (TPU) Rawa Terate, Cakung, Jakarta Timur, pada Sabtu (24/1/2026) siang. (gaa)
