Tak Dominan Tapi Menang, Real Madrid Tunjukkan Mental Juara di Kandang Villarreal
Real Madrid menang di kandang Villarreal meski tak dominan, menunjukkan mental juara La Liga, sementara drama lima gol mewarnai laga Valencia, Osasuna, dan Levante.

HALLONEWS.COM – Real Madrid kembali menegaskan karakter sebagai tim juara saat menaklukkan Villarreal dalam lanjutan La Liga Spanyol.
Meski tidak tampil dominan sepanjang pertandingan, Los Blancos mampu memaksimalkan peluang dan meraih kemenangan berkat efektivitas permainan serta ketenangan di momen-momen krusial.
Bertanding di Stadion La Cerámica, Real Madrid langsung mendapat tekanan dari tuan rumah yang tampil agresif sejak menit awal.
Villarreal lebih banyak menguasai bola dan mencoba mengendalikan tempo permainan, memaksa Madrid bertahan dengan blok rendah. Namun, lini pertahanan tim tamu tampil disiplin dan mampu meredam serangan demi serangan yang dilancarkan The Yellow Submarine.
Perbedaan kualitas terlihat pada aspek penyelesaian akhir. Kylian Mbappé kembali menjadi pembeda dalam laga sulit dengan memanfaatkan peluang secara maksimal.
Gol yang dicetak penyerang asal Prancis tersebut memastikan Real Madrid unggul dan mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan. Kontribusi Mbappé menegaskan perannya sebagai pemain kunci Madrid dalam pertandingan-pertandingan berintensitas tinggi.
Secara statistik, tim asuhan Alvaro Arbeloa tidak mendominasi penguasaan bola. Namun, Madrid tampil sabar dalam mengelola tempo dan cermat dalam membaca situasi pertandingan.
Pendekatan ini mencerminkan kedewasaan taktik dan mental juara yang selama ini menjadi ciri khas Real Madrid, terutama saat menghadapi tekanan di laga tandang.
Villarreal sendiri tampil berani hingga menit akhir. Sejumlah peluang berhasil diciptakan, namun penyelesaian yang kurang tenang serta solidnya lini belakang Madrid membuat tuan rumah gagal mengubah hasil pertandingan.
Kemenangan ini menjadi sangat berarti bagi Real Madrid dalam persaingan papan atas Liga Spanyol, sekaligus menjaga mereka tetap berada di jalur perebutan gelar.
Sementara drama lima gol pada pertandingan lain terjadi. Valencia meraih kemenangan krusial 3-2 atas Espanyol di Stadion Mestalla lewat gol penalti Largie Ramazani pada menit ke-93, setelah laga berlangsung sengit hingga masa tambahan waktu.
Valencia unggul lebih dulu pada menit ke-15 melalui Hugo Duro yang memaksimalkan umpan terobosan Lucas Beltran. Espanyol kemudian menyamakan kedudukan di awal babak kedua lewat Ramon Terrats.
Tuan rumah kembali memimpin setelah Eray Comert mencetak gol sundulan pada menit ke-58. Namun, gol bunuh diri Copete membuat skor kembali imbang 2-2 dan memaksa laga berjalan terbuka.
Drama puncak terjadi di masa injury time ketika Beltran dijatuhkan di kotak penalti. Ramazani yang menjadi eksekutor sukses menjalankan tugasnya dan memastikan tiga poin penting bagi Los Che.
Pada laga lainnya, Osasuna tampil efektif dengan menundukkan Rayo Vallecano 3-1 di Estadio de Vallecas.
Osasuna unggul lewat Ante Budimir, sebelum disamakan Pathé Ciss. Gol bunuh diri Jozhua Vertrouwd dan sepakan jarak jauh Asier Osambela memastikan kemenangan tim tamu.
Sementara Levante meraih kemenangan dramatis 3-2 atas Elche dalam duel sesama tim papan bawah. Hasil tersebut menjaga asa Levante untuk keluar dari zona degradasi, meski mereka masih tertahan di peringkat ke-19 klasemen sementara. (wib)
