Rekam Jejak Irjen Sandi Nugroho, Adhi Makayasa 1995 yang Jabat Kapolda Sumsel
Karier Sandi di kepolisian dimulai sebagai perwira pertama (Pama) di Polda Metro Jaya pada 1995. Ia kemudian bertugas sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat pada 1996.

HALLONEWS.COM – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menunjuk Irjen Pol Sandi Nugroho sebagai Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel).
Sandi yang saat ini menjabat sebagai Kadiv Humas Polri menggantikan Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi yang ditunjuk menjadi Wakalemdiklat Polri.
Penunjukan Sandi sebagai Kapolda Sumsel tertuang dalam Surat Telegram (ST) Nomor ST/99/I/KEP./2026 tanggal 15 Januari 2026 yang mencakup 53 personel dan ST Nomor ST/143/I/KEP./2026 tanggal 22 Januari 2026 dengan jumlah 32 personel.
Dari keseluruhan mutasi tersebut, sebanyak 69 personel masuk kategori promosi jabatan dan pergeseran setara atau flat.
Irjen Pol Sandi Nugroho akan membawa pengalaman yang baru sebagai Kapolda Sumsel. Sebelum penunjukan ini, beliau menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri selama kurang lebih tiga tahun, terhitung sejak Februari 2023.
Pengalamannya di bidang kehumasan Mabes Polri memberikan bekal penting dalam komunikasi publik dan manajemen informasi.
Latar belakang Irjen Sandi Nugroho sebagai lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995 dengan predikat Adhi Makayasa menunjukkan rekam jejak yang cemerlang.
Beliau memiliki pengalaman panjang tidak hanya di bidang kehumasan, tetapi juga di bidang reserse dan operasional kepolisian.
Pengalaman luas di tingkat pusat maupun kewilayahan ini dinilai akan sangat berguna dalam memimpin satuan kewilayahan seperti Sumatera Selatan.
Karakteristik masyarakat yang beragam dan dinamis di Sumsel membutuhkan kepemimpinan yang adaptif dan mampu membangun komunikasi efektif.
Dengan rekam jejak tersebut, Sandi diharapkan mampu memperkuat stabilitas keamanan dan meningkatkan kualitas pelayanan Polri di wilayah Sumsel.
Karier Sandi di kepolisian dimulai sebagai perwira pertama (Pama) di Polda Metro Jaya pada 1995. Ia kemudian bertugas sebagai Pamapta Polres Metro Jakarta Pusat pada 1996.
Setahun berselang, jenderal bintang dua itu dipercaya menjadi Kanit Resintel Polsek Kebayoran Baru, Polres Jakarta Selatan (1997), sebelum menjabat Kanit Jahtanras Polres Metro Jakarta Selatan pada 1999.
Pada 2000, Sandi bertugas sebagai Pama PTIK, lalu melanjutkan pengabdian sebagai Pama Polda Sumatera Utara pada 2002.
Di wilayah tersebut, ia pernah menjabat Kapolsek Medan Labuhan Poltabes Medan (2002) dan Kapolsek Medan Baru Poltabes Medan (2003), kemudian dipercaya sebagai Kanit II Sat II Ditreskrim Polda Sumut pada 2004.
Pengalaman di bidang reserse berlanjut saat ia mengemban amanah sebagai Kasat Reskrim Polres Asahan dan Kasat Reskrim Polresta Medan. Setelah itu, Sandi ditunjuk sebagai Wakapolres KPPP Belawan pada 2007.
Pada 2009, ia kembali ke Polda Metro Jaya dengan jabatan Pamen Polda Metro Jaya, sekaligus menjabat Ka Siaga C Pusdalops Ro Ops Polda Metro Jaya pada tahun yang sama.
Kariernya terus menanjak ketika dipercaya sebagai Kasat I/Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2011, sebelum menjabat Kapolres Bandung Polda Jawa Barat pada 2011.
Pada 2012, Sandi ditugaskan sebagai Koordinator Staf Pribadi Wakapolri, lalu kembali ke Polda Metro Jaya sebagai Wadirreskrimsus Polda Metro Jaya pada 2013.
Penugasan di Mabes Polri dimulai saat ia menjabat Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri pada 2015, kemudian Kasubdit I Dittipideksus Bareskrim Polri pada 2016. Masih pada 2016, Sandi dipercaya memimpin wilayah strategis sebagai Kapolrestabes Medan.
Setahun kemudian, ia menjabat Analis Kebijakan Madya Bidang Pideksus Bareskrim Polri (2017), sebelum kembali ke daerah sebagai Kapolrestabes Surabaya pada 2019.
Pada 2020, Sandi mengemban tugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Utama Tk. II Bareskrim Polri, sekaligus dipercaya menduduki jabatan strategis Karojianstra SSDM Polri pada tahun yang sama. Puncaknya, sejak 2023, ia menjabat sebagai Kepala Divisi Humas Polri. (min)
