Peristiwa 24 Jam di Bekasi: Pria Tewas di Sumur dan Wanita Tersambar Kereta
Bekasi mencekam dalam 24 jam. Dua orang tewas di lokasi berbeda, satu ditemukan di sumur, satu tertabrak kereta.

HALLONEWS.COM – Bekasi diguncang dua peristiwa maut dalam rentang waktu kurang dari 24 jam. Dua orang ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di lokasi berbeda, Rabu (21/1), memicu keprihatinan warga sekaligus penyelidikan aparat kepolisian.
Peristiwa pertama terjadi di Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi. Warga dikejutkan dengan penemuan jasad seorang pria berinisial PH di dalam sumur pompa air yang tak jauh dari rumahnya pada malam hari.
Kapolsek Cikarang Selatan AKP Erwin Setiawan membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, korban sebelumnya dilaporkan hilang selama dua hari oleh pihak keluarga sebelum akhirnya ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.
“Benar, kami menerima laporan adanya penemuan seorang pria di dalam sumur. Personel langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan awal dan mengamankan tempat kejadian perkara,” kata Erwin, Kamis (22/1/2026).
Polisi telah memasang garis polisi di sekitar lokasi sumur untuk kepentingan penyelidikan. Hingga kini, penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan dan masih menunggu hasil pemeriksaan lanjutan.
“Kami masih melakukan pendalaman untuk mengetahui kronologi dan penyebab kematian. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi,” kata Erwin.
Sementara itu, beberapa jam sebelumnya, peristiwa tragis lainnya terjadi di wilayah Kota Bekasi. Seorang perempuan berinisial VM (25) tewas setelah tertabrak kereta api di perlintasan rel Jalan Berlian Raya, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Humas Polsek Rawalumbu Aiptu Kuwati Asih mengatakan, kejadian itu setelah adanya laporan dari masyarakat yang melihat langsung peristiwa nahas itu. “Petugas menindaklanjuti informasi warga terkait seorang perempuan yang meninggal dunia akibat tertabrak kereta api,” ucapnya.
Berdasarkan keterangan saksi, korban sempat berada di sebuah warung kopi yang tak jauh dari lokasi kejadian. Tak lama kemudian, korban terlihat berjalan menuju rel dan berdiri di pinggir lintasan.
“Pada saat bersamaan, melintas rangkaian kereta api barang dari arah Jakarta menuju Jawa. Korban kemudian tertabrak,” jelasnya.
Petugas kepolisian bersama tim medis mengevakuasi jasad korban ke RSUD Kota Bekasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Polisi juga masih menyelidiki lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden tersebut.
Kuwati mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar rel kereta api dan mematuhi seluruh aturan keselamatan guna mencegah kejadian serupa terulang. (dul)
