Kemendikdasmen Tegaskan Sekolah Harus Jadi Ruang Aman dan Bermartabat bagi Guru dan Murid
Kemendikdasmen menegaskan komitmen menjadikan sekolah sebagai ruang aman dan bermartabat bagi guru dan murid melalui Permendikdasmen 2026 tentang perlindungan pendidik dan budaya sekolah aman.

HALLONEWS.COM – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya menjadikan sekolah sebagai ruang yang aman, nyaman, dan bermartabat bagi seluruh warga satuan pendidikan, baik guru maupun murid.
Upaya ini dinilai krusial untuk menciptakan proses pembelajaran yang berkualitas serta mendukung visi Pendidikan Bermutu untuk Semua.
Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan bahwa segala bentuk kekerasan di lingkungan sekolah tidak sejalan dengan nilai-nilai pendidikan. Hal tersebut disampaikannya saat menanggapi peristiwa yang terjadi di SMK Negeri 3 Jabung Timur, Jambi, pada Rabu (21/1/2026).
Menurutnya, penyelesaian persoalan di sekolah harus mengedepankan pendekatan musyawarah, kekeluargaan, serta dialog yang menenangkan.
Selain itu, Kemendikdasmen juga mendorong adanya perlindungan hukum bagi guru serta pendampingan psikologis bagi murid guna menjaga kesehatan mental dan iklim belajar yang kondusif.
Sebagai langkah konkret, Kemendikdasmen telah menerbitkan dua regulasi penting, yakni Permendikdasmen Nomor 4 Tahun 2026 tentang Perlindungan bagi Pendidik dan Tenaga Kependidikan serta Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Kedua aturan tersebut menjadi landasan dalam memperkuat perlindungan guru sekaligus menjamin hak belajar murid dalam suasana yang aman.
“Pendidikan yang berkualitas hanya dapat terwujud jika murid merasa aman saat belajar dan guru terlindungi hak-hak hukumnya. Sekolah harus menjadi ruang kebersamaan yang menjunjung tinggi nilai saling menghargai,” ujar Abdul Mu’ti.
Kemendikdasmen pun mengajak seluruh pemangku kepentingan pendidikan di daerah untuk mengimplementasikan kedua regulasi tersebut secara konsisten.
Peristiwa di SMK Negeri 3 Jabung Timur diharapkan menjadi momentum evaluasi bersama guna memperkuat budaya sekolah yang aman, nyaman, dan beradab.(ver)
