Home - Ekonomi & Bisnis - Bank Banten Gelar RUPSLB, Andra Soni Ungkap Sinyal Positif Pemindahan RKUD Daerah

Bank Banten Gelar RUPSLB, Andra Soni Ungkap Sinyal Positif Pemindahan RKUD Daerah

RUPSLB Bank Banten bahas pengunduran diri Direktur Bisnis dan perubahan pengurus. Gubernur Andra Soni dorong pemindahan RKUD untuk perkuat bank daerah.

Kamis, 22 Januari 2026 - 7:30 WIB
Bank Banten Gelar RUPSLB, Andra Soni Ungkap Sinyal Positif Pemindahan RKUD Daerah
Gubernur Banten Andra Soni berfoto bersama jajaran direksi Bank Banten dan Perwakilan Bank Jatim (dok Hallonews)

HALLONEWS.COM – Bank Banten menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang membahas dua agenda strategis terkait penguatan manajemen dan tata kelola perusahaan.

Rapat tersebut berlangsung di Gedung Negara Banten (Pendopo Lama), Rabu (21/1/2026), dan dihadiri langsung oleh Gubernur Banten Andra Soni selaku pemegang saham pengendali.

Dua agenda utama yang dibahas dalam RUPSLB tersebut adalah penerimaan pengunduran diri Direktur Bisnis Bank Banten serta perubahan susunan pengurus perseroan.

Gubernur Andra Soni menegaskan bahwa seluruh proses pengambilan keputusan dalam RUPSLB telah berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan tata kelola perusahaan yang berlaku, serta mendapat pendampingan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“RUPSLB ini membahas dua agenda penting, yakni menerima pengunduran diri Direktur Bisnis dan melakukan perubahan unsur susunan pengurus. Alhamdulillah, seluruh proses berjalan sesuai mekanisme dan didampingi OJK,” ujar Andra Soni.

RUPSLB Bank Banten turut dihadiri sejumlah pihak strategis, di antaranya perwakilan Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Wakil Direktur Utama Bank Jatim.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini dinilai mencerminkan komitmen bersama untuk memperkuat posisi Bank Banten sebagai bank daerah yang sehat dan kompetitif.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Andra Soni menyampaikan optimisme terhadap kinerja Bank Banten yang saat ini menunjukkan tren pertumbuhan positif.

Ia berharap kinerja tersebut dapat terus ditingkatkan dengan tetap mengedepankan profesionalisme, transparansi, serta kontribusi nyata bagi perekonomian daerah.

Andra Soni juga menegaskan dukungan penuh pemerintah daerah di Provinsi Banten terhadap penguatan Bank Banten. Dukungan itu diwujudkan melalui rencana pemindahan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) dari sejumlah pemerintah kabupaten/kota ke Bank Banten.

“Dalam waktu dekat, ada tiga daerah kabupaten/kota yang akan memindahkan RKUD-nya ke Bank Banten,” ungkapnya.

Menurut Andra Soni, kolaborasi seluruh pemerintah daerah di Provinsi Banten dengan Bank Banten merupakan langkah strategis untuk menjadikan bank daerah tersebut sebagai motor penggerak perekonomian Banten.

Ia menekankan pentingnya menjadikan Bank Banten sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat.

“Bank Banten harus jadi identitas seluruh warga Banten. Dari identitas itulah kita membangun produktivitas yang berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Banten Adi Dharma menegaskan komitmen lembaganya untuk terus mengawal penguatan Bank Banten.
OJK, kata dia, akan memastikan penerapan tata kelola yang lebih baik agar kinerja bank terus meningkat ke depan.

“Kami akan terus mengawal Bank Banten dan memastikan tata kelola ke depan lebih baik dari sebelumnya,” ujarnya.

Direktur Utama Bank Banten Muhammad Busthami menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Gubernur Banten atas dukungan dan kerja kerasnya dalam meyakinkan pemerintah kabupaten/kota untuk memindahkan RKUD ke Bank Banten. Langkah tersebut dinilai menjadi fondasi penting bagi penguatan likuiditas dan kinerja bank. (yas)