Home - Megapolitan - KAI Batalkan 11 Perjalanan KA dari Senen dan Gambir Akibat Banjir

KAI Batalkan 11 Perjalanan KA dari Senen dan Gambir Akibat Banjir

Banjir di jalur rel Pekalongan membuat KAI Daop 1 Jakarta membatalkan 11 perjalanan kereta dari Pasar Senen dan Gambir. Keselamatan penumpang jadi prioritas.

Senin, 19 Januari 2026 - 9:00 WIB
KAI Batalkan 11 Perjalanan KA dari Senen dan Gambir Akibat Banjir
Ilustrasi kereta api (IG KAI 121)

HALLONEWS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 1 Jakarta mengambil langkah tegas membatalkan 11 perjalanan kereta api dari Stasiun Pasar Senen dan Stasiun Gambir, Senin (19/1/2026).

Keputusan ini diambil menyusul banjir yang masih menggenangi sejumlah titik jalur rel di wilayah Pekalongan, yang berpotensi mengganggu keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan.

Manajer Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan bahwa pembatalan merupakan bagian dari prosedur mitigasi risiko agar perjalanan kereta api tetap memenuhi standar keselamatan.

“Langkah ini terpaksa kami ambil karena tingginya potensi keterlambatan dan risiko operasional apabila perjalanan tetap dilakukan melalui jalur yang terdampak banjir,” ujar Franoto dalam keterangannya di Jakarta.

Dari Stasiun Pasar Senen, dua perjalanan yang dibatalkan yakni KA Tawang Jaya Premium relasi Pasar Senen–Semarang Tawang serta KA Tegal Bahari tujuan Tegal.

Sementara dari Stasiun Gambir, kereta jarak jauh unggulan seperti Argo Merbabu, Argo Muria, Argo Bromo Anggrek, hingga beberapa layanan tambahan dan kereta tujuan Jawa Tengah, Jawa Barat, dan Jawa Timur juga dibatalkan.

Menurut Franoto, kondisi genangan air di lintasan rel belum sepenuhnya surut. Situasi ini memaksa KAI menerapkan langkah operasional luar biasa guna memastikan sarana dan prasarana kereta api tetap berada dalam kondisi aman sebelum dilalui rangkaian kereta.

“Kami terus melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Operasional akan dinormalisasi setelah seluruh aspek keselamatan benar-benar terpenuhi,” katanya.

Sebagai bentuk tanggung jawab kepada pelanggan, KAI memastikan pengembalian dana tiket 100 persen bagi penumpang yang terdampak pembatalan. Proses refund dapat dilakukan hingga H+7 dari jadwal keberangkatan, baik melalui loket stasiun, aplikasi resmi KAI, kanal penjualan tiket, maupun Contact Center KAI 121.

Selain itu, KAI juga telah menyampaikan informasi pembatalan kepada calon penumpang melalui SMS blast dan kanal komunikasi resmi lainnya agar pelanggan dapat segera menyesuaikan rencana perjalanan.

Franoto menegaskan bahwa keselamatan tetap jadi prioritas utama perusahaan, meski keputusan pembatalan berdampak pada layanan.

“Keselamatan perjalanan kereta api adalah hal yang tidak bisa ditawar. Seluruh keputusan operasional kami ambil semata-mata untuk melindungi penumpang,” pungkasnya.(wib)