“Makan yang Banyak ya Nak…” Pesan Terakhir Ferry ke Istri Sebelum Pesawat ATR Hilang di Maros
Pesan terakhir Ferry ke istri sebelum pesawat ATR 42-500 hilang kontak di Maros bikin haru. Kisah pilu keluarga yang kini menanti kabar.

HALLONEWS.COM – Di balik tragedi hilangnya pesawat ATR 42-500 di wilayah Maros, Sulawesi Selatan, tersimpan kisah pilu dari salah satu penumpang bernama Ferry Irawan.
Keluarga kini hanya bisa menunggu kabar sembari menggenggam erat pesan terakhir yang disampaikan Ferry kepada istri dan anak-anaknya.
Istri Ferry, Meyla Eskaria Putri, tak kuasa menahan air mata saat menceritakan momen terakhir komunikasi dengan sang suami. Ia mengatakan, sebelum keberangkatan, Ferry sempat melakukan panggilan video singkat dari ponselnya.
Dalam percakapan singkat itu, Ferry tak banyak bicara. Ia hanya menitipkan pesan sederhana, namun penuh makna, untuk kedua buah hatinya.
“Dia cuma pesan ke anak-anak, ‘makan yang banyak’. Anak kami memang susah makan,” tutur Meyla lirih saat ditemui di rumah orang tua Ferry di Kota Bekasi, Minggu (18/1/2026).
Kesedihan keluarga semakin mendalam ketika kakak kandung Ferry, Winda, mengenang komunikasi terakhir dengan adiknya. Winda mengaku masih sempat bertukar pesan saat dirinya sedang dalam perjalanan pulang dari liburan keluarga.
Sekitar Sabtu pagi, Winda mengirimkan foto anak-anak kepada Ferry. Komunikasi saat itu masih berjalan normal. Namun, saat ia kembali mengirim video beberapa jam kemudian, pesan tersebut tak lagi terkirim sempurna.
“Sudah cuma centang satu. Saya pikir mungkin sudah di pesawat atau lagi terbang,” ujarnya.
Kabar mengejutkan baru diterima Winda saat berada di perjalanan pulang. Ia mendapat informasi bahwa pesawat yang ditumpangi Ferry dilaporkan hilang kontak.
Meski begitu, ia memilih menahan kabar tersebut dan belum menyampaikannya kepada keluarga besar karena belum ada kepastian resmi.
“Kita belum berani ngomong ke keluarga, takutnya masih simpang siur,” katanya.
Seperti diberitakan sebelumnya, pesawat ATR 42-500 yang membawa Ferry Irrawan dilaporkan hilang kontak saat melakukan penerbangan dari Yogyakarta menuju Makassar, Sabtu (17/1/2026).
Hingga kini, proses pencarian dan evakuasi masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.
Di tengah operasi yang berlangsung, keluarga Ferry dan penumpang lainnya hanya bisa berharap keajaiban, sambil menanti kabar resmi dari pihak berwenang. (*)
