Ribuan Kendaraan Mengarah ke Puncak, Lalu Lintas Macet, Polisi Berlakukan “One Way”
Libur Isra Mikraj dan akhir pekan dijadikan momentum bagi warga untuk berlibur ke objek wisata salah satunya Puncak. Petugas Jasa Marga mencatat, ada 12.800 kendaraan mengarah ke Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada libur panjang akhir pekan atau "long weekend."

HALLONEWS.COM – Jalur wisata puncak, masih menjadi magnet bagi wisatawan dari berbagai daerah, khususnya warga Jakarta di hari libur Isra Mikraj dan “long weekend.”
Kepadatan lalu lintas terlihat sejak exit di gerbang tol (GT) Ciawi mengarah ke Gadog. Kendaraan mengular dan kemacetan tak dapat dihindarkan.
Petugas Jasa Marga mencatat, ada 12.800 kendaraan mengarah ke Puncak, Bogor, Jawa Barat, pada libur panjang akhir pekan atau “long weekend.”
KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian Novianto mengatakan data tersebut tercatat hingga pukul 12.00 WIB di Gerbang Tol Ciawi.
“Untuk mobil hingga pukul 12.00 WIB, sudah mencapai 12.800 kendaraan. Angka itu belum ditambah dari jalur arteri Ciawi, kemudian belum juga ditambah dari arteri-arteri lainnya dan kendaraan roda dua,” kata Iptu Ardian Novianto, Jumat (16/1/2026).
“Kemungkinan masih akan bertambah dan itu akan menjadi pertinbangan bagi kami untuk memberlakukan rekayasa satu arah,” sambungnya.
Iptu Ardian mengatakan, volume kendaraan arah Puncak, Bogor mengalami peningkatan sejak pukul 07.00 WIB.

Rekayasa lalu lintas, berupa penerapan ganjil genap dan sistem satu arah atau one way sempat diberlakukan Jumat pagi.
“Peningkatan terjadi tadi pagi. Ambang batas dari pintu exit tol Ciawi itu sudah mencapai kurang dari 2.000/jam. Dalam keadaan normal, rata-rata per jam di bawah 2.000 kendaraan,” ujarnya.
Kemacetan terpantau di sejumlah titik. Pada situasi ini, polisi masih berlakukan dua arah, baik menuju Puncak maupun Jakarta.
Antrean kendaraan terjadi di Simpang Pasir Muncang, sekitar 300 meter dari Simpang Gadog. Kendaraan arah Puncak mengular panjang hingga ruas tol Jagorawi jelang Simpang Gadog.
Selain itu, kendaraan juga mengular di Simpang Gunung Geulis atau jalur alternatif via Sentul.
Kondisi ini membuat arus kendaraan arah Jakarta terhambat karena banyak kendaraan keluar dan masuk ke persimpangan.
“Di Simpang Megamendung, Pasar Cisarua dan Simpang Taman Safari, kami siagakan sejumlah petugas,” ujarnya. (opy)
