AS Sita Kapal Tanker Terkait Venezuela Jelang Pertemuan Trump–Oposisi
AS menyita kapal tanker minyak terkait Venezuela di Karibia menjelang pertemuan Donald Trump dengan pemimpin oposisi Maria Corina Machado.

HALLONEWS.COM— Amerika Serikat kembali menyita kapal tanker minyak yang dikaitkan dengan Venezuela, mempertegas eskalasi tekanan Washington menjelang pertemuan Presiden Donald Trump dengan pemimpin oposisi Venezuela, Maria Corina Machado, di Gedung Putih.
Sejumlah pejabat AS mengatakan bahwa penyitaan terbaru dilakukan di kawasan Karibia. Operasi tersebut dikonfirmasi oleh Komando Selatan militer AS (SOUTHCOM), yang menyebut pasukan AS menangkap Kapal Tanker Bermotor Veronica tanpa insiden sebelum subuh.
Dalam pernyataannya, SOUTHCOM menyatakan kapal Veronica beroperasi dengan mengabaikan karantina yang diberlakukan Presiden Trump terhadap kapal-kapal yang dikenai sanksi di wilayah Karibia.
Penyitaan kapal tanker ini merupakan bagian dari kampanye Amerika Serikat untuk menekan Venezuela, yang sebelumnya berpuncak pada penangkapan mantan presiden Venezuela Nicolas Maduro pada 3 Januari. Pasca penangkapan tersebut, Trump menyatakan AS berencana mengendalikan sumber daya minyak Venezuela tanpa batas waktu, dengan dalih membangun kembali industri energi negara tersebut.
Trump Bertemu Oposisi Venezuela
Langkah penyitaan ini terjadi hanya beberapa jam sebelum Maria Corina Machado, pemimpin oposisi Venezuela dan peraih Hadiah Nobel Perdamaian, tiba di Gedung Putih untuk pertemuan tertutup dengan Trump.
Machado sebelumnya menyatakan dirinya seharusnya menjadi pemimpin Venezuela berikutnya setelah operasi AS yang berujung pada penangkapan Maduro. Namun, pemerintahan Trump justru memberi dukungan politik kepada Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodriguez sebagai figur transisi di negara tersebut, langkah yang menuai kritik dari sejumlah kalangan oposisi.
Beberapa jam setelah operasi militer AS di Venezuela awal bulan ini, Trump menyebut Machado sebagai “wanita yang sangat baik”, namun menilai ia kurang memiliki legitimasi politik di dalam negeri Venezuela.
Penyitaan Kapal Tanker Veronica juga menandai kapal tanker keenam yang dinaiki atau disita pasukan AS di sekitar Venezuela, seiring meningkatnya penindakan terhadap apa yang disebut Washington sebagai “armada bayangan” pengangkut minyak yang melanggar sanksi internasional.
Langkah ini menunjukkan bahwa tekanan AS terhadap Venezuela tidak hanya bersifat diplomatik, tetapi juga militer dan ekonomi, dengan fokus utama pada penguasaan dan pengendalian sumber daya energi strategis. (ren)
