Home - Ekonomi & Bisnis - Industri Otomotif China Cetak Rekor 2025: Produksi 34,5 Juta Unit, NEV Dominasi Pasar

Industri Otomotif China Cetak Rekor 2025: Produksi 34,5 Juta Unit, NEV Dominasi Pasar

Industri otomotif China mencetak rekor pada 2025 dengan produksi 34,5 juta unit. Penjualan NEV mendominasi pasar dan ekspor mobil tembus 7 juta unit.

Rabu, 14 Januari 2026 - 21:20 WIB
Industri Otomotif China Cetak Rekor 2025: Produksi 34,5 Juta Unit, NEV Dominasi Pasar
Kendaraan energi baru menunggu pengiriman di terminal ekspor otomotif Shanghai, China, seiring lonjakan ekspor NEV pada 2025. Foto: CGTN for Hallonews

HALLONEWS.COM-Industri otomotif Tiongkok menunjukkan ketahanan dan momentum pertumbuhan yang kuat sepanjang 2025, didorong oleh keberlanjutan kebijakan pemerintah yang mempromosikan peningkatan peralatan skala besar serta program tukar tambah barang konsumsi. Sejumlah indikator utama bahkan mencatat rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Sepanjang 2025, produksi mobil China mencapai 34,531 juta unit, sementara penjualan menembus 34,4 juta unit. Angka ini masing-masing tumbuh 10,4 persen dan 9,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menegaskan posisi China sebagai produsen sekaligus pasar otomotif terbesar di dunia selama 17 tahun berturut-turut.

Segmen kendaraan energi baru (new energy vehicle/NEV) tampil sebagai penggerak utama pasar otomotif China. Pada 2025, produksi NEV mencapai 16,626 juta unit dan penjualan NEV sebesar 16,49 juta unit.

Keduanya mencatatkan pertumbuhan tahunan hampir 30 persen. Lebih dari 50 persen mobil baru yang terjual di pasar domestik kini merupakan kendaraan energi baru.

Dengan capaian tersebut, China mempertahankan peringkat pertama dunia dalam produksi dan penjualan NEV selama 11 tahun berturut-turut.

Ekspor Jadi Mesin Pertumbuhan Baru

Selain pasar domestik, ekspor otomotif menjadi pilar pertumbuhan utama. Sepanjang 2025, ekspor mobil China melampaui 7 juta unit, ekspor NEV mencapai 2,615 juta unit, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya

NEV menjadi kontributor terbesar pertumbuhan ekspor, mencerminkan meningkatnya daya saing kendaraan listrik buatan China di pasar global.

Di dalam negeri, merek kendaraan penumpang China juga semakin dominan dengan pangsa pasar hampir 70 persen, naik 4,3 poin persentase dibandingkan tahun sebelumnya.

Terobosan Lima Tahun Terakhir

Wakil Sekretaris Jenderal China Association of Automobile Manufacturers, Chen Shihua, menilai industri otomotif China mencatat kemajuan signifikan selama periode Rencana Lima Tahun ke-14 (2021–2025).

“Selama periode ini, produksi dan penjualan tahunan bertahan di atas 30 juta unit selama tiga tahun berturut-turut, pendapatan operasional industri melampaui 10 triliun yuan, dan ekspor otomotif naik ke posisi teratas dunia,” kata Chen, seperti dikutip CGTN, Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan, percepatan integrasi elektrifikasi dengan teknologi cerdas dan kendaraan terhubung telah membangun keunggulan industri yang kompetitif bagi China di tingkat global.

Dengan dominasi NEV, pertumbuhan ekspor yang agresif, serta dukungan kebijakan berkelanjutan, industri otomotif China diperkirakan akan tetap menjadi motor penting pertumbuhan ekonomi sekaligus pemain kunci dalam transisi global menuju kendaraan ramah lingkungan. (ren)