Home - Ekonomi & Bisnis - Chandra Asri Pacific Siapkan Pendanaan Obligasi Hingga Rp6 Triliun

Chandra Asri Pacific Siapkan Pendanaan Obligasi Hingga Rp6 Triliun

Chandra Asri Pacific menyiapkan pendanaan obligasi hingga Rp6 triliun melalui PUB V. Dana digunakan untuk modal kerja dan operasional, sementara saham TPIA masih tertekan dalam jangka pendek.

Rabu, 14 Januari 2026 - 14:30 WIB
Chandra Asri Pacific Siapkan Pendanaan Obligasi Hingga Rp6 Triliun
Pabrik Chandra Asri (Dok Yes Invest)

HALLONEWS.COM – Otoritas Jasa Keuangan menerima Pernyataan Pendaftaran Emisi Penawaran Umum Berkelanjutan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific dari PT Chandra Asri Pacific Tbk.

Dalam surat yang dikirimkan kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK pada 3 Oktober 2025, Perseroan menetapkan tujuan untuk mengumpulkan dana sebesar Rp 6 triliun melalui skema penawaran umum berkelanjutan.

Untuk memulai penawaran umum berkelanjutan, Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 dengan nilai Rp1,5 triliun.

Obligasi ini direncanakan untuk dicatatkan di Bursa Efek Indonesia sesuai dengan Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Obligasi dari BEI yang diterbitkan pada 28 November 2025.

Untuk memulai penawaran umum berkelanjutan, Perseroan akan menerbitkan Obligasi Berkelanjutan V Chandra Asri Pacific Tahap I Tahun 2025 dengan nilai Rp1,5 triliun.

Menurut Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Obligasi dari BEI yang diterbitkan pada 28 November 2025, obligasi ini direncanakan untuk dicatatkan di Bursa Efek Indonesia.

Setelah biaya emisi dikurangi, dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi ini akan digunakan sepenuhnya untuk kebutuhan modal kerja Perseroan.

Ini akan digunakan untuk membeli bahan baku produksi dan kebutuhan operasional lainnya. Ini akan membantu Perseroan tetap berjalan dan berkembang dalam industri petrokimia.

PT Chandra Asri Petrochemical Tbk merupakan perusahaan petrokimia terbesar dan terintegrasi di Indonesia serta satu-satunya perusahaan nasional yang mengoperasikan fasilitas naphtha cracker.

Kompleks petrokimia Perseroan berlokasi di Banten dan menjadi pusat produksi utama berbagai produk petrokimia dengan teknologi berstandar internasional.

Kegiatan usaha Perseroan mencakup produksi olefin seperti etilen dan propilen, poliolefin berupa polietilen dan polipropilen, monomer stirena, butadiena, hingga layanan penyewaan tangki dan dermaga.

Produk-produk Chandra Asri digunakan secara luas oleh industri hilir nasional, mulai dari kemasan, otomotif, konstruksi, hingga barang konsumsi, menjadikan Perseroan sebagai pemain strategis dalam rantai pasok industri petrokimia domestik.

Pergerakan Harga Saham

Saham PT Chandra Asri Pacific Tbk saat ini diperdagangkan di level 6.675. Dalam jangka pendek, saham ini mencatatkan pelemahan sebesar 2,55% dalam satu minggu terakhir dan turun 5,32% dalam satu bulan. Tekanan jual juga masih terlihat dalam periode tiga bulan terakhir dengan penurunan sebesar 17,08%.

Secara tahunan, saham TPIA relatif stabil dengan koreksi tipis sebesar 4,30% dalam satu tahun terakhir. Namun dalam jangka panjang, kinerja saham masih sangat kuat, tercermin dari kenaikan sebesar 184,04% dalam tiga tahun dan 192,45% dalam lima tahun terakhir.

Menurut analisis Yesinvest dari perspektif pasar saham, tekanan harga TPIA dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan bahwa pelaku pasar masih cenderung wait and see terhadap prospek margin dan kinerja laba Perseroan ke depan.

Meskipun demikian, secara struktural TPIA tetap memiliki posisi strategis sebagai pemain petrokimia terintegrasi dengan skala besar dan peran vital dalam substitusi impor bahan baku industri nasional.(Adi Prasetya Teguh/Yes Invest)