Puluhan Sumur Bor Dibangun, Warga Padang Pariaman Kini Nikmati Air Bersih
Polri bangun puluhan sumur bor di Padang Pariaman pascabencana banjir dan longsor. Warga mulai menikmati akses air bersih kembali.

HALLONEWS.COM – Upaya pemulihan pascabencana banjir dan longsor di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, terus menunjukkan progres positif.
Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) mengambil peran aktif dengan membangun puluhan sumur bor air bersih untuk menjawab kebutuhan mendesak masyarakat yang terdampak kerusakan fasilitas air akibat bencana hidrometeorologi.
Program kemanusiaan ini difokuskan untuk memastikan warga kembali memiliki akses air bersih yang layak guna menunjang aktivitas sehari-hari dan kesehatan lingkungan.
Secara keseluruhan, Polri menargetkan pembangunan 38 titik sumur bor, lengkap dengan pemasangan toren penampungan air, serta distribusi enam unit toren tambahan ke wilayah yang paling membutuhkan.
Sejumlah titik sumur bor telah selesai dibangun dan mulai dimanfaatkan warga. Sementara itu, beberapa lokasi lainnya masih dalam tahap pengerjaan dan ditargetkan rampung dalam waktu dekat.
Pada pelaksanaan terbaru, pembangunan sumur bor dilakukan di enam wilayah, yakni Sungai Buluh Timur, Sungai Buluh Selatan, Sungai Buluh Utara, Nagari Kasang, Nagari Kapalo Koto, dan Nagari Kurai Taji.
Wilayah-wilayah tersebut sebelumnya mengalami kesulitan air bersih akibat kerusakan infrastruktur pascabencana.
Kabagpenum Ropenmas Divhumas Polri, Kombes Pol. Erdi A. Chaniago, menyampaikan bahwa program ini merupakan wujud nyata kehadiran negara melalui Polri dalam membantu masyarakat bangkit dari dampak bencana.
“Polri berkomitmen memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, termasuk akses terhadap air bersih. Pembangunan sumur bor ini diharapkan dapat meringankan beban warga dan mempercepat pemulihan kehidupan mereka,” ujarnya, Rabu (14/1/2026).
Ia juga menegaskan, Polri akan terus menjalin koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemangku kepentingan lainnya agar seluruh target pembangunan dapat diselesaikan tepat waktu dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
Selama proses pembangunan berlangsung, kondisi di seluruh lokasi dilaporkan aman dan kondusif, dengan dukungan serta partisipasi aktif dari warga setempat yang turut membantu kelancaran kegiatan. (min)
