Home - Nasional - Progres Cepat, Wakapolri Pastikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Siap Digunakan Juli 2026

Progres Cepat, Wakapolri Pastikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Siap Digunakan Juli 2026

Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Bogor. Progres capai 43 persen dan ditargetkan siap digunakan Juli 2026 sebagai sekolah unggulan menuju Indonesia Emas 2045.

Senin, 12 Januari 2026 - 17:00 WIB
Progres Cepat, Wakapolri Pastikan SMA Kemala Taruna Bhayangkara Siap Digunakan Juli 2026
Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026). Humas Polri for Hallonews.Com

HALLONEWS.COM – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo meninjau langsung perkembangan pembangunan SMA Kemala Taruna Bhayangkara (SMA KTB) di kawasan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor, Senin (12/1/2026).

Kunjungan tersebut menegaskan komitmen Polri dalam mendukung penguatan pendidikan nasional berbasis karakter dan kepemimpinan.

Dalam peninjauan lapangan, Wakapolri menyampaikan bahwa progres pembangunan sekolah unggulan ini telah mencapai 43 persen, melampaui target awal sebesar 40 persen hanya dalam kurun waktu sekitar lima setengah bulan.

Ia optimistis seluruh fasilitas utama dapat dimanfaatkan mulai Juli 2026. “Alhamdulillah, capaian pembangunan berjalan sangat baik dan melampaui target. Ini menunjukkan kerja sama semua pihak berjalan solid,” ujar Komjen Pol Dedi Prasetyo kepada awak media.

SMA Kemala Taruna Bhayangkara merupakan kontribusi Polri dalam menyukseskan Asta Cita Presiden, khususnya pada pilar pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Sekolah ini dirancang sebagai sekolah unggulan yang menekankan keseimbangan antara prestasi akademik, pembinaan karakter, serta kepemimpinan nasional.
Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran SMA KTB menjadi bagian dari sepuluh sekolah unggulan nasional yang didorong pemerintah, di mana Polri mengambil peran strategis dalam mencetak generasi muda berdaya saing global.

Untuk tahap awal, SMA KTB akan menampung 120 siswa angkatan pertama yang saat ini masih menjalani pembelajaran di Yogyakarta. Sementara itu, angkatan kedua dengan kuota sekitar 180 siswa direncanakan mulai belajar langsung di Gunung Sindur.

Antusiasme masyarakat terhadap sekolah ini terbilang tinggi. Proses seleksi angkatan kedua diikuti lebih dari 14.000 siswa SMP dari seluruh Indonesia. Seleksi akan dilakukan secara berjenjang, mulai dari tingkat provinsi hingga pusat, dengan standar nasional sekolah unggulan.

“Ini bukti bahwa masyarakat percaya SMA KTB sebagai wadah pembinaan calon pemimpin bangsa,” kata Wakapolri.

Selain meninjau pembangunan, Wakapolri juga menyerahkan perlengkapan masjid secara simbolis serta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari yayasan pendidikan, filantropi, pemerintah daerah, hingga masyarakat sekitar.

Dia berharap lulusan SMA KTB kelak mampu melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan akademi terbaik, baik di dalam maupun luar negeri, serta menjadi bagian penting dari masa depan Indonesia. (min)