Bungkam Persija di GBLA, Maung Bandung Puncaki Super League
Persib Bandung menaklukkan Persija 1-0 di GBLA dan resmi menjadi juara paruh musim Super League 2026. Derby panas penuh drama dan kartu merah.

HALLONEWS.COM – Derby klasik antara Persib Bandung dan Persija Jakarta kembali menyisakan drama. Bukan sekadar soal gengsi, kemenangan tipis 1-0 Persib atas Persija di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (11/1/2026), menjadi penanda penting dalam perjalanan Super League musim ini.
Tiga poin krusial yang didapat Persib tersebut memastikan Maung Bandung menyandang status juara paruh musim dengan koleksi 38 poin. Sementara Persija harus puas tertahan di posisi ketiga dengan 35 poin.
Gol semata wayang Persib lahir sangat cepat dan langsung mengubah dinamika pertandingan. Baru berjalan lima menit, Berguinho melakukan aksi individual dari sisi kanan yang membelah pertahanan Persija.
Umpan terukurnya disambut Beckham Putra dengan penyelesaian dingin yang tak mampu dibendung kiper Persija. Gol kilat ini membuat atmosfer GBLA bergemuruh dan memaksa Persija mengubah rencana permainan.
Tertinggal lebih dulu, Macan Kemayoran mencoba mengambil alih kendali. Penguasaan bola Persija meningkat signifikan, dengan beberapa kali tekanan diarahkan ke jantung pertahanan Persib.
Namun disiplin lini belakang tuan rumah, ditambah performa solid kiper Teja Paku Alam, membuat upaya Persija kerap kandas sebelum berbuah peluang matang.
Persib sendiri tak sepenuhnya bertahan. Pada menit ke-20, Beckham Putra hampir mencatatkan brace lewat tembakan jarak jauh yang memaksa kiper Persija bekerja keras. Sebaliknya, peluang terbaik Persija hadir pada menit ke-37 ketika Maxwell lolos dari pengawalan. Situasi satu lawan satu itu berhasil digagalkan Teja lewat penyelamatan refleks yang menjadi salah satu momen kunci laga.
Memasuki babak kedua, pertandingan berubah drastis. Persija harus bermain dengan 10 orang sejak menit ke-52 setelah Bruno Tubarao diganjar kartu merah akibat pelanggaran keras terhadap Beckham Putra.
Keunggulan jumlah pemain membuat Persib lebih leluasa mengatur tempo, meski Persija tetap menunjukkan mental bertarung tinggi.
Bahkan dengan 10 pemain, Persija nyaris menyamakan kedudukan pada menit ke-60 lewat tendangan bebas Allano. Lagi-lagi, Teja tampil sebagai tembok kokoh.
Di sisi lain, Persib hampir menggandakan keunggulan saat Ramon Tanque terbebas di kotak penalti pada menit ke-76, namun kiper Carlos Eduardo masih mampu melakukan penyelamatan penting.
Tekanan Persija di sepuluh menit terakhir tak membuahkan hasil. Peluit panjang memastikan Persib meraih kemenangan prestisius sekaligus mengunci gelar juara paruh musim.
Dalam laga lain di Padang, drama juga terjadi. Persis Solo sukses mencuri kemenangan 3-2 atas tuan rumah Semen Padang FC.
Hasil tersebut membuat Persis naik ke peringkat 17, tepat di bawah Semen Padang di posisi 16, dengan keduanya sama-sama mengoleksi 10 poin namun berbeda selisih gol. Pertandingan tersebut diwarnai penalti, gol di masa injury time, serta jual beli serangan hingga detik akhir.(wib)
