Home - Nusantara - Tim Medis Polri Tembus Pelosok Aceh, Puluhan Ribu Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Tim Medis Polri Tembus Pelosok Aceh, Puluhan Ribu Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis

Tim medis diterjunkan langsung ke lokasi pengungsian dan permukiman warga untuk memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat pascabencana.

Sabtu, 10 Januari 2026 - 14:00 WIB
Tim Medis Polri Tembus Pelosok Aceh, Puluhan Ribu Warga Dapat Layanan Kesehatan Gratis
Polri melalui Pusdokkes mengerahkan tenaga medis ke wilayah terdampak bencana di Aceh. Humas Polri for Hallonews.Com

HALLONEWS.COM – Kepedulian Polri terhadap masyarakat kembali terlihat nyata. Melalui Pusat Kedokteran dan Kesehatan (Pusdokkes), Polri menggelar layanan kesehatan terpadu bagi warga terdampak bencana alam di berbagai wilayah Provinsi Aceh, termasuk daerah terpencil yang sulit dijangkau.

Sejumlah kabupaten menjadi sasaran pelayanan, di antaranya Aceh Tamiang, Aceh Tengah, Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, Gayo Lues, hingga Bener Meriah.

Tim medis diterjunkan langsung ke lokasi pengungsian dan permukiman warga untuk memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat terpenuhi pascabencana.

Kegiatan ini merupakan bagian dari respons kemanusiaan Polri guna mencegah munculnya krisis kesehatan akibat dampak bencana. Pelayanan yang diberikan meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pengobatan dan pemberian obat, penanganan luka ringan, layanan kesehatan ibu dan anak, serta penyuluhan kesehatan bagi masyarakat.

Kabid Kedokteran dan Kesehatan Polda Aceh Kombes Pol dr. Dafianto Arief menyampaikan bahwa Pusdokkes Polri menurunkan ratusan tenaga medis secara bertahap untuk memastikan layanan kesehatan berjalan optimal.

“Sebanyak 191 dokter dan tenaga kesehatan kami kerahkan dalam tiga gelombang penugasan untuk menjangkau seluruh wilayah terdampak, termasuk daerah pelosok,” katanya, Sabtu (10/1/2026).

Hingga awal Januari 2026, tercatat lebih dari 25 ribu orang telah menerima layanan kesehatan, yang terdiri dari personel Polri serta puluhan ribu warga masyarakat. Upaya ini menjadi langkah penting dalam menjaga kondisi kesehatan publik sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana.

Pelaksanaan bakti kesehatan tersebut dilakukan secara sinergis bersama TNI, pemerintah daerah, BPBD, tenaga medis setempat, dan relawan kemanusiaan. Kolaborasi ini memungkinkan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat secara merata dan berkelanjutan. (min)