Home - Nusantara - Longsor Tutup Jalur Bromo via Malang, Wisatawan Dialihkan Lewat Pasuruan

Longsor Tutup Jalur Bromo via Malang, Wisatawan Dialihkan Lewat Pasuruan

Longsor di Jalan Raya Gubugklakah, Malang, sempat menutup total akses menuju Gunung Bromo. BPBD memastikan jalur kini terbuka terbatas untuk motor, sementara kendaraan wisata dialihkan lewat Pasuruan.

Jumat, 9 Januari 2026 - 12:52 WIB
Longsor Tutup Jalur Bromo via Malang, Wisatawan Dialihkan Lewat Pasuruan
Petugas BPBD Kabupaten Malang membersihkan longsoran yang menutup jalur menuju Bromo. (Dok BPBD Kabupaten Malang)

HALLONEWS.COM – Akses utama menuju kawasan wisata Gunung Bromo melalui Kabupaten Malang sempat lumpuh akibat tanah longsor.

Material dari tebing tinggi menutup Jalan Raya Gubugklakah, salah satu jalur vital bagi wisatawan yang hendak menuju destinasi unggulan Gunung Bromo, Jawa Timur tersebut.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang menyatakan, jalur tersebut kini mulai bisa dilintasi kembali, meski masih terbatas.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan, menjelaskan bahwa untuk sementara hanya kendaraan roda dua yang diizinkan melintas.

“Pembersihan masih berlangsung. Alat berat dari Dinas PU Bina Marga dalam perjalanan menuju lokasi dan berada dalam pengawalan petugas,” ujar Sadono, Jumat (9/1/2026).

Longsor terjadi pada Kamis (8/1) malam
setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam. Curah hujan tinggi menyebabkan tebing setinggi sekitar 35 meter terkikis dan runtuh, menumpahkan material tanah dan bebatuan ke badan jalan.

Akibat kejadian itu, jalan tertutup material longsor sepanjang sekitar 10 meter dengan ketebalan mencapai lebih dari satu meter. Personel BPBD, dinas terkait, serta warga setempat saat ini masih melakukan pembersihan manual sambil menunggu alat berat tiba.

BPBD juga menegaskan bahwa pengamanan lokasi menjadi prioritas untuk mengantisipasi potensi longsor susulan, mengingat kondisi tanah masih labil. Proses penanganan diperkirakan membutuhkan waktu cukup lama hingga jalur benar-benar aman dilalui semua jenis kendaraan.

Untuk menjaga kelancaran arus wisata, kendaraan yang membawa wisatawan dari kawasan Bromo menuju Malang sementara dialihkan melalui jalur Kabupaten Pasuruan, dengan rute tembus ke Desa Kemiri, Kecamatan Jabung.

Meski berdampak pada akses wisata, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.(wib)