Home - Ekonomi & Bisnis - Xi Jinping Dorong Penguatan Kerja Sama China–Irlandia, Singgung AI dan Peran Uni Eropa

Xi Jinping Dorong Penguatan Kerja Sama China–Irlandia, Singgung AI dan Peran Uni Eropa

Presiden China Xi Jinping bertemu PM Irlandia Micheál Martin di Beijing, membahas kerja sama AI, multilateralisme, dan peran Irlandia dalam hubungan China–Uni Eropa.

Senin, 5 Januari 2026 - 17:35 WIB
Xi Jinping Dorong Penguatan Kerja Sama China–Irlandia, Singgung AI dan Peran Uni Eropa
Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin di Beijing, Senin (5/1/2026), membahas penguatan kerja sama bilateral dan hubungan China–Uni Eropa. Foto: Xinhua for Hallonews

HALLONEWS.COM— Presiden Tiongkok Xi Jinping mengatakan China siap memperkuat komunikasi strategis dengan Irlandia, memperdalam saling kepercayaan politik, serta memperluas kerja sama pragmatis guna memberi manfaat bagi rakyat kedua negara dan menambah momentum bagi hubungan China–Uni Eropa.

Pernyataan tersebut disampaikan Xi saat bertemu dengan Perdana Menteri Irlandia Micheál Martin di Beijing, Senin (5/1/2026).

Dalam pertemuan itu, Xi menyatakan China bersedia memperkuat kerja sama ekonomi dan perdagangan dengan Irlandia, termasuk menyelaraskan strategi pembangunan di bidang kecerdasan buatan (AI), ekonomi digital, serta kedokteran dan perawatan kesehatan. China juga mendorong peningkatan investasi dua arah dengan memanfaatkan keunggulan masing-masing pihak dan mengejar pembangunan bersama.

“Kedua negara dapat berbagi peluang pembangunan dan memperluas kerja sama yang saling menguntungkan,” kata Xi seperti dilansir CGTN.

Selain kerja sama ekonomi, Xi menekankan pentingnya memperkuat pertukaran antarmasyarakat. Ia mengatakan China dan Irlandia perlu meningkatkan kerja sama di bidang pendidikan, budaya, dan pariwisata untuk mempererat hubungan masyarakat kedua negara.

China, menurut Xi, menyambut baik kedatangan lebih banyak pemuda Irlandia ke China untuk belajar dan mengikuti program pertukaran.

Multilateralisme dan Hubungan China–UE

Xi juga menegaskan bahwa China dan Irlandia sama-sama mendukung multilateralisme serta menganjurkan keadilan dan kesetaraan internasional. Ia menyerukan agar kedua pihak memperkuat koordinasi dalam urusan internasional dan bersama-sama menjaga otoritas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Dalam konteks hubungan dengan Uni Eropa, Xi mengatakan China dan UE perlu selalu melihat hubungan bilateral dari perspektif jangka panjang, menjunjung tinggi posisi kemitraan, serta menangani perbedaan secara objektif dan rasional demi mencapai kerja sama yang saling menguntungkan.

Xi juga menyinggung peran Irlandia yang akan memegang kepresidenan bergilir Uni Eropa pada paruh kedua tahun ini. China, katanya, berharap Irlandia dapat memainkan peran konstruktif dalam mendorong hubungan China–UE yang sehat dan stabil.

Konteks Geopolitik: Eropa dan Amerika Serikat

Pernyataan Xi mengenai multilateralisme dan pentingnya menjaga otoritas PBB disampaikan di tengah perbedaan pendekatan antara Eropa dan Amerika Serikat dalam tata kelola global. Negara-negara Uni Eropa, termasuk Irlandia, secara konsisten menekankan peran hukum internasional, institusi multilateral, dan mandat PBB dalam penyelesaian konflik internasional, meski tetap menjadi sekutu dekat Washington.

Sementara itu, Amerika Serikat dalam sejumlah isu global kerap mengedepankan kebijakan unilateral atau koalisi terbatas di luar kerangka PBB, terutama terkait sanksi dan keamanan internasional. Dalam konteks ini, pesan Xi dipandang sebagai upaya Beijing memperkuat narasi multilateralisme yang sejalan dengan posisi normatif Eropa, tanpa secara langsung menyebut Amerika Serikat.

Perdana Menteri Micheál Martin menyatakan Irlandia secara konsisten berpegang pada kebijakan satu-China dan berkomitmen untuk mengembangkan kemitraan strategis yang saling menguntungkan dengan China.

“Irlandia bersedia memperdalam kerja sama dengan China di bidang perdagangan, investasi, ilmu pengetahuan dan teknologi, biomedis, energi terbarukan, kecerdasan buatan, pendidikan, dan sektor lainnya,” kata Martin. (ren)