Home - Megapolitan - Kunjungi Cihapit dan Braga, Menteri Ekraf Dorong Local Hero Naik ke Tingkat Nasional

Kunjungi Cihapit dan Braga, Menteri Ekraf Dorong Local Hero Naik ke Tingkat Nasional

Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya meninjau kawasan Braga dan Pasar Cihapit Bandung untuk mendorong local hero dan IP lokal naik ke tingkat nasional hingga global selama libur Nataru.

Senin, 5 Januari 2026 - 15:30 WIB
Kunjungi Cihapit dan Braga, Menteri Ekraf Dorong Local Hero Naik ke Tingkat Nasional
Dok. Kemenekraf Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau toko IP lokal Tahilalats dalam rangkaian kunjungan libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Bandung, Jawa Barat, Jumat (2/1/2026).

HALLONEWS.COM — Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, meninjau sejumlah ruang kreatif di kawasan Braga, Kota Bandung, Jawa Barat, di sela libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Selain mengunjungi kawasan Braga, Teuku Riefky juga meninjau aktivitas ekonomi kreatif di Pasar Cihapit, Kota Bandung, yang berfungsi sebagai ruang showcase sekaligus titik distribusi produk kreatif lokal.

“Momentum libur Nataru menjadi kesempatan penting bagi para pegiat ekonomi kreatif. Strateginya jelas, local hero kita dorong naik ke tingkat nasional, dan yang sudah kuat di tingkat nasional kita dorong ke pasar global. Dengan penguatan dari daerah, karya dan kekayaan intelektual (Intellectual Property/IP) lokal akan memiliki daya saing yang berkelanjutan,” ujar Teuku Riefky.

Saat mengunjungi Tahilalats Store, Menteri Ekraf menyoroti pemanfaatan IP lokal yang berkembang dari ranah digital ke ruang fisik. Kehadiran ritel kreatif berbasis IP tersebut dinilai mampu memperluas interaksi langsung dengan konsumen.

“Melalui ruang kreatif dan pasar ekonomi kreatif di daerah, kita mendorong karya dan IP lokal semakin dikenal, diapresiasi, serta memiliki nilai ekonomi. Penguatan dari daerah ini menjadi fondasi penting bagi pertumbuhan ekonomi kreatif nasional,” kata Teuku Riefky dalam keterangan tertulis.

Selanjutnya, saat berkunjung ke Pasar Cihapit, Menteri Ekraf menegaskan peran strategis pasar dalam rantai nilai ekonomi kreatif. Di pasar tersebut, sejumlah pelaku subsektor kuliner seperti Batagor Kahuripan, Toko Kopi Pasar Cihapit, dan Cerita Manis memanfaatkan momentum libur awal tahun untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk kepada pengunjung.

Menurut Teuku Riefky, pasar kuliner memiliki peran penting dalam mendorong perputaran ekonomi kreatif karena menjadi titik langsung terjadinya konsumsi dan transaksi produk lokal, sekaligus memperkuat daya tarik wisata kota.

Selain subsektor kuliner, Menteri Ekraf juga meninjau pelaku subsektor fesyen dan ritel ekonomi kreatif di kawasan Cihapit. Kehadiran Damakara sebagai jenama fesyen lokal serta Grammars sebagai ruang ritel fesyen dan gaya hidup dengan produk kurasi kreatif menunjukkan keberagaman subsektor ekonomi kreatif dalam satu kawasan pasar.

Teuku Riefky menilai, keberadaan berbagai subsektor dalam satu ruang pasar mampu memperkuat ekosistem ekonomi kreatif sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan bagi pengunjung. Aktivitas pasar ekonomi kreatif selama libur Nataru turut mendorong geliat wisata ekonomi kreatif dan UMKM, dengan fokus pada optimalisasi pasar ekraf sebagai bagian dari Asta Ekraf.

“Melalui pasar ekonomi kreatif, produk dan bisnis lokal semakin dikenal dan dibeli masyarakat. Dari daerah inilah ekonomi kreatif akan tumbuh menjadi the new engine of growth,” tegasnya.

Dalam kegiatan tersebut, Menteri Ekraf Teuku Riefky didampingi Deputi Bidang Pengembangan Strategis Cecep Rukendi, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan, serta jajaran pejabat Kemenekraf dan Disbudpar Jawa Barat.
(GAA)