Tragis! Baru 2 Hari Masuk Tahun 2026, Seratus Orang Lebih Tewas Akibat Kecelakaan di Thailand
Lebih dari 100 orang tewas dalam kecelakaan lalu lintas Thailand di awal 2026. Ngebut dan mabuk jadi penyebab utama, sepeda motor paling berisiko.

HALLONEWS.COM – Libur Tahun Baru 2026 di Thailand kembali diwarnai tragedi. Lebih dari 100 orang dilaporkan tewas dalam kecelakaan lalu lintas (lakalantas) hanya dalam dua hari pertama bulan Januari 2026.
Peristiwa kecelakaan yang terjadi dalam 2 hari ini menjadikan salah satu awal tahun paling mematikan di Negeri Gajah Putih.
Pusat Komando Keselamatan Jalan Thailand dan Departemen Pencegahan dan Mitigasi Bencana (DDPM) Thailand mencatat, ngebut dan mengemudi dalam keadaan mabuk jadi penyebab utama kecelakaan fatal tersebut.
Data resmi kedua lembaga tersebut menunjukkan, hampir 90 korban jiwa terjadi dalam 48 jam pertama kampanye keselamatan jalan raya nasional bertajuk “Seven Dangerous Days”.
“Kecelakaan paling banyak dipicu oleh kecepatan tinggi dan konsumsi alkohol. Ini menjadi perhatian serius kami,” ungkap DDPM seperti dikutip The Thaiger, Jumat (2/1/2026),
Statistik mengungkap fakta mencemaskan yakni lebih dari 74 persen kecelakaan melibatkan sepeda motor. Selain itu, 82 persen kecelakaan terjadi di jalan lurus, terutama di ruas jalan nasional dan jalan desa atau kecamatan.
Waktu paling berbahaya bagi pengguna jalan tercatat pada pukul 18.01 hingga 21.00 waktu setempat, saat arus lalu lintas padat dan aktivitas perayaan Tahun Baru masih berlangsung.
Tak hanya warga lokal, sejumlah warga negara asing juga jadi korban. Media Thailand Khaosod melaporkan, seorang warga negara Rusia tewas dalam kecelakaan sepeda motor di Pattaya pada 1 Januari 2026.
Dalam insiden terpisah, lima warga Rusia lainnya mengalami luka-luka dan harus menjalani perawatan medis.
Sepanjang tahun 2025, Thailand mencatat lebih dari 12.000 korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas, dengan sekitar 900.000 orang terluka. Dari jumlah tersebut, 569 korban jiwa merupakan warga negara asing.
Melalui kampanye “7 Hari Berbahaya” yang berlangsung dari 30 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026 terus digencarkan. Otoritas Thailand mengimbau masyarakat dan wisatawan untuk mematuhi batas kecepatan, menghindari alkohol saat berkendara, serta meningkatkan kewaspadaan, terutama pada jam-jam rawan.
Liburan boleh meriah, namun keselamatan tetap harus menjadi prioritas utama.(wib)
