Home - Internasional - Tragedi Tahun Baru di Swiss: 40 Tewas dalam Kebakaran Bar Crans-Montana

Tragedi Tahun Baru di Swiss: 40 Tewas dalam Kebakaran Bar Crans-Montana

Sekitar 40 orang tewas dan 115 luka-luka dalam kebakaran bar Le Constellation di Crans-Montana, Swiss saat perayaan Tahun Baru 2026. Penyebab masih diselidiki, bukan aksi teror.

Jumat, 2 Januari 2026 - 6:30 WIB
Tragedi Tahun Baru di Swiss: 40 Tewas dalam Kebakaran Bar Crans-Montana
Petugas darurat di Crans-Montana bekerja memadamkan sisa api dan melakukan pencarian setelah kebakaran hebat di bar Le Constellation pada pagi 1 Januari 2026, yang menewaskan sekitar 40 orang dan melukai lebih dari 115 lainnya saat perayaan Tahun Baru. Foto: Polisi Wilayah Valais for Hallonews

HALLONEWS.COM — Perayaan Tahun Baru 2026 di Crans-Montana, sebuah kota resor ski mewah di Pegunungan Alpen Swiss, berubah tragis ketika sebuah kebakaran besar melanda bar Le Constellation dini hari 1 Januari 2026.  Sekitar 40 orang tewas dan 115 lainnya terluka, kebanyakan parah, saat api cepat menyebar di ruang bawah tanah bar yang dipenuhi peraya Tahun Baru. Polisi setempat menegaskan kejadian itu bukan aksi teror tetapi sebuah kecelakaan fatal yang tengah diselidiki.

Menurut laporan resmi, kebakaran terjadi sekitar pukul 01.30 waktu setempat (CET), saat pengunjung tengah merayakan malam pergantian tahun di bar Le Constellation. Beberapa saksi mengatakan api mulai dari langit-langit area bawah, lalu dengan cepat meluas ke seluruh ruangan.

Polisi Kanton Valais dan otoritas setempat menyatakan bahwa lebih dari 100 orang berada di dalam bar ketika kebakaran terjadi, dan sebagian besar korban mengalami luka bakar serius serta cedera akibat kepanikan dan kepadatan ruang.

Petugas darurat mulai mendapat laporan asap hanya beberapa menit setelah 01.30 pagi dan tiba cepat di lokasi. Puluhan ambulans, helikopter, dan tim pemadam kebakaran langsung dikerahkan untuk evakuasi dan pertolongan medis.

Otoritas kesehatan Swiss mengonfirmasi sekitar 40 orang tewas dalam insiden ini, dengan 115 korban luka, banyak di antaranya dalam kondisi serius atau kritis. Korban yang mengalami luka bakar parah dirawat di beberapa rumah sakit di Swiss termasuk di Lausanne, Zurich, dan fasilitas khusus trauma lainnya.

Rumah sakit di Valais dilaporkan kewalahan sehingga beberapa pasien diangkut ke fasilitas medis di luar wilayah untuk perawatan lanjutan.

Penyebab dan Penyidikan

Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan, namun otoritas setempat telah memastikan bahwa ini bukan tindakan terorisme atau serangan kriminal. Jaksa Agung Kanton Valais, Beatrice Pilloud, menegaskan investigasi sedang berlangsung.

Beberapa saksi menyebutkan api mungkin dipicu oleh petasan/obor kembang api yang dinyalakan di dalam bar, yang kemudian mengenai langit-langit, menyebabkan api cepat menyebar di area kayu dan ruang bawah tanah.

Polisi juga menyatakan bahwa struktur bangunan termasuk pintu keluar dan tangga sempit kemungkinan memperlambat proses evakuasi.

Ratusan petugas darurat terlibat dalam operasi penyelamatan, termasuk 42 ambulans, 150 tim medis, dan 13 helikopter.

Presiden Swiss Guy Parmelin menyebut kebakaran ini sebagai “salah satu tragedi terbesar dalam sejarah negara,” dan menginstruksikan agar bendera berkabung dikibarkan setengah tiang selama lima hari sebagai penghormatan kepada korban.

Warga lokal menggelar doa bersama dan meletakkan lilin serta bunga di luar Le Constellation sebagai bentuk duka. Banyak keluarga masih menunggu konfirmasi identifikasi korban di tengah proses panjang dan berat tersebut.

Korban dari Berbagai Negara

Karena Crans-Montana merupakan destinasi wisata internasional, sejumlah korban dilaporkan berasal dari luar Swiss, termasuk warga Italia, Perancis, dan negara lain yang saat itu berada di lokasi. Pemerintah Italia dan Perancis telah mengonfirmasi keterlibatan warganya di antara para korban.

Crans-Montana, yang populer sebagai tujuan ski, pesta, dan liburan keluarga, dipenuhi turis saat perayaan Tahun Baru. Dengan kapasitas lebih dari 300 orang di Le Constellation, bar ini menjadi titik berkumpul utama para pemuda dan wisatawan internasional.

Namun malam itu berubah menjadi tragedi ketika api menyebar dalam hitungan detik, menutup satu malam perayaan penuh harapan dengan duka mendalam yang kini dirasakan seluruh komunitas Swiss serta dunia internasional. (ren)