Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Bidik Kendali Singaraja Putra (SINI) Lewat Rencana Pengambilalihan
Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) membuka rencana pengambilalihan Singaraja Putra (SINI) dengan target kepemilikan minimal 51%. Aksi korporasi ini bertujuan memperluas aset, jaringan bisnis, dan memperkuat strategi pertumbuhan jangka panjang.

HALLONEWS.COM – Sehubungan dengan rencana pengambilalihan PT Singaraja Putra Tbk (IDX Ticker SINI), PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (IDX Ticker CUAN) memberikan keterbukaan informasi tentang proses negosiasi.
Pada saat pengumuman ini dirilis, CUAN, melalui entitas anaknya PT Kreasi Jasa Persada dan afiliasinya, telah memiliki kepemilikan tidak langsung sebesar 19,99 persen dari modal yang ditempatkan dan disetor SINI.
Negosiasi sedang dilakukan oleh perusahaan dengan pemegang saham pengendali SINI untuk membahas sejumlah elemen penting dari rencana pengambilalihan tersebut.
Mekanisme transaksi, perkiraan jumlah saham yang akan diambil alih, harga pelaksanaan, dan perkiraan waktu penyelesaian transaksi adalah topik pembicaraan. Penandatanganan perjanjian definitif serta pemenuhan seluruh persyaratan dan perizinan yang diperlukan adalah bagian dari proses yang masih dalam proses negosiasi.
Sejalan dengan ketentuan yang ditetapkan dalam POJK Nomor 9 Tahun 2018, sebagai calon pengendali baru, CUAN dan atau afiliasinya akan menjadi pengendali dan mengawasi manajemen perusahaan setelah proses pengambilalihan selesai.
Selain itu, mereka diharapkan akan memiliki sekurang-kurangnya 51% dari seluruh saham SINI dan akan menjadi pengendali dan mengawasi manajemen perusahaan.
Menurut manajemen CUAN, rencana pengambilalihan ini bertujuan untuk meningkatkan aset grup, memperluas jaringan bisnis, dan mendukung rencana pengembangan jangka panjang grup sebagai perusahaan pertambangan dan jasa yang terintegrasi. Perseroan mengklaim akan mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku selama seluruh tahapan proses.
PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk adalah perusahaan induk yang berfokus pada kepemilikan dan pengelolaan aset perusahaan anak.
Kegiatan utama perseroan berada pada klasifikasi aktivitas perusahaan holding, sementara kegiatan penunjang meliputi jasa konsultasi manajemen, yang mencakup nasihat, bimbingan, dan dukungan operasional dan organisasi.
CUAN memiliki dua konsesi tambang batu bara di Kalimantan melalui entitas anak perusahaannya. Tidak ada keterlibatan langsung perusahaan dalam operasional pertambangan. Sebaliknya, perusahaan menjalankan fungsi strategis untuk mengelola dan mengembangkan grup usaha yang terintegrasi.
Kinerja Saham Perusahaan
Saat ini, harga saham CUAN berada di level Rp2.340 Meskipun saham ini mengalami koreksi bulanan sebesar 12,31%, saham CUAN naik 4,00% dalam satu minggu terakhir.
Namun demikian, dalam tiga bulan terakhir, saham CUAN naik 46,88% secara tahunan, naik signifikan sebesar 121,70%. Dalam waktu tiga tahun, kinerja saham CUAN naik luar biasa hingga 10,581,82%.
Emiten yang dipimpin oleh Prajogo Pangestu ini terkenal dengan kecenderungan agresifnya untuk melakukan akuisisi sebagai bagian dari rencana pertumbuhan dan kemajuan perusahaan dalam jangka panjang.
Metode ini sering membuat CUAN diperdagangkan dengan valuasi premium. Saat ini, saham CUAN memiliki rasio PER sekitar 747 kali dan PBV sekitar 49,63 kali, menunjukkan ekspektasi pertumbuhan pasar yang sangat tinggi.(Adi Prasetya Teguh/Yes Invest)
