KUB dengan Bank Jatim, Bank Banten Makin Dipercaya Pemda-Pemda
Bank Banten semakin dipercaya pemerintah daerah berkat stabilitas keuangan dan efektifnya KUB dengan Bank Jatim. Sinergi ini memperkuat tata kelola, likuiditas, dan peran Bank Banten sebagai motor ekonomi daerah.

HALLONEWS.COM – PT Bank Pembangunan Daerah Banten (Perseroda) Tbk atau Bank Banten kian mengukuhkan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah daerah di Provinsi Banten.
Kepercayaan tersebut diperkuat oleh stabilitas kinerja keuangan serta efektifnya Kelompok Usaha Bank (KUB) bersama PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (Bank Jatim).
Hingga akhir November 2025, Bank Banten tercatat tak pernah mengalami gangguan likuiditas maupun gagal bayar. Kondisi ini menjadi faktor penting bagi pemerintah kabupaten/kota yang membutuhkan lembaga perbankan daerah yang aman dan profesional dalam pengelolaan Rekening Kas Umum Daerah (RKUD).
Direktur Utama Bank Banten, Muhammad Busthami dalam keterangan persnya, menegaskan bahwa penguatan struktur permodalan dan tata kelola jadi prioritas utama perseroan dalam membangun kembali kepercayaan para pemangku kepentingan.
“Stabilitas adalah kunci. Bank Banten hari ini tidak hanya tumbuh secara bisnis, tetapi juga semakin kokoh dari sisi manajemen risiko dan tata kelola,” ujar Busthami, Senin (29/12/2025).
Efektifnya KUB dengan Bank Jatim, yang ditegaskan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada 15 Desember 2025, memberikan kepastian hukum dan operasional bagi Bank Banten dalam memenuhi ketentuan modal inti minimum Rp3 triliun.
Lebih dari itu, kolaborasi tersebut membuka akses pada praktik terbaik perbankan, penguatan sistem teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas layanan kepada nasabah.
Dukungan Bank Jatim sebagai BPD kelas atas dinilai membawa dampak signifikan terhadap percepatan transformasi Bank Banten, terutama dalam menghadapi tantangan digitalisasi perbankan dan persaingan industri yang semakin ketat.
Kerja sama KUB ini juga menegaskan bahwa peran Pemerintah Provinsi Banten sebagai Pemegang Saham Pengendali tetap utuh. Sinergi yang terbangun justru diarahkan untuk memperbesar manfaat ekonomi daerah melalui optimalisasi pengelolaan keuangan dan pengembangan potensi bisnis lokal.
Dengan fundamental yang semakin kuat, Bank Banten optimistis bisa menjadi motor penggerak ekonomi daerah dan bertransformasi sebagai bank pembangunan daerah yang sehat, berdaya saing, dan berkelanjutan.
“Kepercayaan masyarakat dan pemerintah daerah adalah energi utama kami. Bank Banten bukan hanya institusi keuangan, tetapi bagian dari identitas dan denyut ekonomi masyarakat Banten,” tandas Busthami. (ril)
