Home - Megapolitan - Kemacetan Jalur Wisata Puncak Bogor, Ritual Tahunan yang Sudah Beradaptasi Dengan Wisatawan

Kemacetan Jalur Wisata Puncak Bogor, Ritual Tahunan yang Sudah Beradaptasi Dengan Wisatawan

Terjebak di kemacetan panjang puncak, Bogor, Jawa Barat dikisahkan seorang wisatawan kepada wartawan media ini.

Senin, 29 Desember 2025 - 11:30 WIB
Kemacetan Jalur Wisata Puncak Bogor, Ritual Tahunan yang Sudah Beradaptasi Dengan Wisatawan
Ket foto, antrean panjang kendaraan wisatawan saat exit tol Ciawi hingga Gadog menuju puncak pass. (yopy)

HALLONEWS.COM – Terjebak di kemacetan panjang puncak, Bogor, Jawa Barat dikisahkan seorang wisatawan kepada wartawan media ini.

Warga Jakarta Selatan yang mengaku bernama Ronald (47), saat kendaraannya Toyota Fortuner warna hitam dengan nomor polisi B 9** merayap pelan di simpang Gadog pasca exit GT Ciawi bertutur, jika dirinya dan keluarga menikmati dengan riang kepadatan arus lalulintas yang hendak menuju kawasan wisata berhawa sejuk ini.

Bagi Ronald, kemacetan di jalur Puncak, Bogor dianggap sebagai “ritual tahunan”, terutama saat akhir pekan dan musim liburan, apalagi di musim hari raya besar keagamaan seperti ini.

Wisata Puncak Bogor2
Ket foto, antrean panjang kendaraan wisatawan saat exit tol Ciawi hingga Gadog menuju puncak pass. (yopy)

Baginya, kondisi kemacetan Puncak yang selalu antre kendaraan memanjang dan perjalanan bisa memakan waktu berjam-jam, akan terbayar setelah tiba ditempat penginapan yang dituju.

“Puncak ini selalu macet, tapi selalu banyak masyarakat tetap memilih datang ke kawasan wisata pegunungan ini. Karena wisatawan ingin menghirup udara dan suasana berbeda. Puncak masih favorit. Ini kami mau liburan Natal dan sambut Tahun Baru 2026 di puncak,” kata Ronald Minggu 28 Desember 2025 sore.

KBO Satlantas Polres Bogor, Iptu Ardian mengatakan, pada libur weekend pihaknya tetap melakukan berbagai pola termasuk rekayasa sistim satu arah (one way), guna menjaga jalur, agar tidak terjadi kemacetan panjang.

Wisata Puncak Bogor3
Ket foto, antrean panjang kendaraan wisatawan saat exit tol Ciawi hingga Gadog menuju puncak pass. (yopy)

Maka situasi di libur panjang Natal dan Tahun Baru sudah pasti volume kendaraan akan meningkat.

Kondisi jalur puncak yang selalu dipadati kendaraan wisatawan, maupun kendaraan yang hendak melintas ke Cianjur dan Bandung, tersebut tidak lepas dari pola adaptasi sosial yang terbentuk bertahun-tahun.

Sementara Rosenville, pengelola angkutan kota (Angkot) puncak mengaku, masyarakat kelompok wisatawan, sudah beradaptasi dengan pola kemacetan di Puncak.

“Banyak orang justru sudah hafal ritme lalu lintas di Puncak. Ada yang berangkat lebih pagi sebelum padat, ada yang turun lebih cepat sebelum buka–tutup. Puncak ini, tempat wisata yang masih menjadi pilihan utama,” kata Rosenville Senin 29 Desember 2025.

Wisata Puncak Bogor4
Ket foto, antrean panjang kendaraan wisatawan saat exit tol Ciawi hingga Gadog menuju puncak pass. (yopy)

“Wisatawan sadar sejak awal berangkat, jika puncak, Bogor sudah pasti macet, tapi mereka  tetap berangkat saat ramai. Mereka sudah siap terjebak macet. Ini kelebihan puncak. Makanya angkot di puncak diliburkan, untuk mengurangi kepadatan di jalur,” ujarnya lagi.

Ia menyebut fenomena tersebut sebagai bentuk kebiasaan sosial. Bagi sebagian orang, kemacetan bahkan menjadi bagian dari pengalaman liburan itu sendiri.

Kisah tidak menyenangkan saat terjebak kemacetan di Puncak, malah oleh sebagian wisatawan, justru menjadi bagian dari pengalaman yang kemudian diceritakan kembali kepada teman atau kerabat.

“Jadi puncak Bogor masih menjadi pilihan dan mendapat tempat di hati wisatawan,” tegasnya. (yopy)