Home - Nusantara - Kapal Wisata KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo, 4 WNA Spanyol Masih Dicari

Kapal Wisata KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo, 4 WNA Spanyol Masih Dicari

Kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam di Pulau Padar, Labuan Bajo. Empat WNA Spanyol masih hilang sementara tujuh korban telah dievakuasi. Kronologi kapal mati mesin hingga tenggelam dijelaskan lengkap.

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:29 WIB
Kapal Wisata KM Putri Sakinah Tenggelam di Labuan Bajo, 4 WNA Spanyol Masih Dicari
Tim SAR gabungan menggunakan kapal Rigid Inflatable Boat (RIB) untuk mengevakuasi korban dan menelusuri serpihan KM Putri Sakinah yang tenggelam di Perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, 26–27 Desember 2025. Foto: Basarnas for Hallonews

HALLONEWS.COM— Tim Search and Rescue (SAR) gabungan melanjutkan pencarian hari kedua terhadap empat warga negara asing (WNA) asal Spanyol yang hilang setelah KM Putri Sakinah, kapal wisata, tenggelam di perairan Pulau Padar, Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur.

Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, mengatakan bahwa tim telah menemukan serpihan kapal sejauh lima nautical mile dari lokasi kejadian, termasuk tabung gas, puing kapal, dan body kamar nahkoda.

“Pencarian akan terus dilanjutkan dan akan berlanjut pada hari ketiga,” ujar Fathur Rahman, Sabtu (27/12/2025).

Sebelumnya, tujuh dari 11 penumpang KM Putri Sakinah telah dievakuasi. Dua WNA yang selamat adalah istri dan satu anak dari keluarga korban hilang, sedangkan empat korban selamat lainnya terdiri dari empat ABK, termasuk kapten kapal, dan seorang pemandu wisata.

Tim SAR mengerahkan berbagai alat, termasuk Rigid Inflatable Boat (RIB) dari Pos SAR Manggarai Barat, Sea Rider KSOP Labuan Bajo, RIB Lanal Maumere, RIB Ditpolair Polda NTT, dan Kapal KPC Ditpolair Polda NTT. Pencarian dilakukan di perairan utara Pulau Padar sejak pagi hingga sore hari.

Fathur menambahkan, gelombang tinggi 0,25–1,5 meter, arus kuat, dan hujan lebat menjadi kendala utama dalam pencarian, namun tim SAR tetap gigih melanjutkan operasi.

Berdasarkan data manifest, keempat korban hilang adalah satu keluarga, terdiri dari ayah dan tiga anak laki-laki.

Kronologi Tenggelamnya KM Putri Sakinah

Pada hari Jumat, 26 Desember 2025, malam, KM Putri Sakinah berangkat untuk wisata ke Pulau Kalong di Taman Nasional Komodo (TNK) bersama 11 orang penumpang dan beberapa ABK.

Setelah menikmati spot wisata Pulau Kalong, kapal melanjutkan perjalanan menuju Pulau Padar untuk trekking pada pagi berikutnya.

Dalam perjalanan ke Pulau Padar, kapal mengalami mati mesin secara mendadak, yang menyebabkan kapal kehilangan kendali.

Kapal kemudian tenggelam di perairan Pulau Padar, memicu operasi SAR darat dan laut untuk mengevakuasi penumpang dan mencari korban hilang.

Insiden ini menjadi peringatan bagi wisatawan dan operator kapal untuk selalu memperhatikan keselamatan pelayaran, kondisi mesin kapal, dan potensi cuaca ekstrem di Perairan Labuan Bajo. (ren)