Home - Nasional - Risma Apresiasi Sopir Ambulans yang Bekerja Tanpa Libur dan Tanpa Pamrih

Risma Apresiasi Sopir Ambulans yang Bekerja Tanpa Libur dan Tanpa Pamrih

Megawati Soekarnoputri menegaskan peran BAGUNA sebagai garda kemanusiaan. Tri Rismaharini mengapresiasi sopir ambulans dan relawan PDI Perjuangan yang bekerja tanpa libur dan pamrih.

Minggu, 21 Desember 2025 - 9:32 WIB
Risma Apresiasi Sopir Ambulans yang Bekerja Tanpa Libur dan Tanpa Pamrih
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri memberikan keterangan kepada wartawan. Foto/dok Hallonews.com

HALLONEWS.COM — Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan bahwa Badan Penanggulangan Bencana (BAGUNA) dibentuk untuk kerja-kerja kemanusiaan yang bersifat teknis dan responsif, bukan sekadar berbasis teori.

Megawati menekankan pentingnya kesiapan di lapangan, mulai dari penyediaan dapur umum, distribusi logistik yang sesuai dengan kondisi bencana, hingga pemenuhan kebutuhan spesifik masyarakat terdampak seperti air bersih, makanan hangat, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta kebutuhan perempuan.

“Begitu BAGUNA turun, yang utama adalah membuka dapur umum. Dapur umum itu untuk siapa pun yang membutuhkan, tanpa melihat latar belakang apa pun. Ini urusan kemanusiaan, bukan urusan politik,” tegas Megawati.

Ia juga mengingatkan agar bantuan disalurkan sesuai kebutuhan di lapangan dan tidak asal memberikan barang. Selain itu, Megawati mendorong pencatatan wilayah rawan bencana sebagai bagian dari upaya mitigasi jangka panjang.

Sementara itu, Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, mengungkapkan alasan partainya memberikan apresiasi kepada para pengemudi ambulans dan relawan kebencanaan yang selama ini bekerja tanpa mengenal waktu dan tanpa pamrih.

Risma menuturkan, para sopir ambulans kerap bekerja tanpa hari libur, bahkan tetap mengantar pasien pada hari Minggu maupun dini hari. Peran mereka juga tidak terbatas pada mengemudi, tetapi turut membantu berbagai kebutuhan darurat pasien.

“Kadang saat mengantar pasien, mereka harus mencari darah ke PMI, mengurus obat, bahkan mengurus asuransi jika terjadi kecelakaan. Semua itu dilakukan oleh para sopir ini,” ujar Risma dalam acara Mitigasi Bencana dan Pertolongan Korban yang digelar BAGUNA PDI Perjuangan di Jakarta International Equestrian Park, Jakarta Timur, Jumat (19/12/2025).

Berangkat dari kondisi tersebut, Risma bersama jajaran DPP PDI Perjuangan berinisiatif memberikan apresiasi nyata. Awalnya, penghargaan ditujukan khusus kepada pengemudi ambulans, namun kemudian diperluas kepada relawan partai yang aktif membantu masyarakat di lapangan.

Ia menjelaskan, relawan PDI Perjuangan seperti BAGUNA dan tim kesehatan telah terlibat langsung dalam penanganan bencana serta berbagai kegiatan kemanusiaan di sejumlah daerah. Atas dedikasi tersebut, partai menyiapkan lebih dari 2.000 penghargaan bagi relawan di seluruh Indonesia.

“Mereka ini tidak digaji oleh partai. Operasional ambulans pun mereka jalankan secara mandiri. Karena itu kami berupaya mencarikan CSR agar mereka bisa mendapatkan perlindungan,” jelas Risma.

Upaya tersebut membuahkan hasil. Para pengemudi ambulans dan relawan kini mendapatkan asuransi kesehatan serta asuransi jiwa sebagai bentuk perlindungan atas risiko kerja yang mereka hadapi. Risma berharap apresiasi ini dapat memperkuat kapasitas relawan dalam membantu masyarakat secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.

“Kita harus menghadapi kenyataan bahwa Indonesia rawan bencana. Yang terpenting adalah bagaimana mitigasinya agar tidak banyak korban,” tutupnya.

Dalam kegiatan tersebut, Risma bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Ribka Tjiptaning meninjau langsung anggota dan relawan BAGUNA dengan puluhan unit ambulans yang siap diberangkatkan ke wilayah terdampak bencana, termasuk di Sumatra. (gin)