Finlandia Resmi Terima Jet Tempur Termahal di Dunia, F-35A Pertama Diluncurkan di Texas
Finlandia resmi meluncurkan jet tempur siluman F-35A Lightning II pertamanya di fasilitas produksi Lockheed Martin, Fort Worth, Texas. Pesawat bernilai miliaran dolar ini menjadi bagian dari kontrak 64 unit F-35 yang akan memperkuat Angkatan Udara Finlandia mulai tahun 2026.

HALLONEWS.COM – Sejarah baru pertahanan udara Eropa ditorehkan ketika Finlandia bersama Lockheed Martin meresmikan peluncuran F-35A Lightning II pertama untuk Angkatan Udara Finlandia.
Upacara berlangsung di fasilitas produksi Lockheed Martin di Fort Worth, menandai tonggak awal pengiriman jet tempur siluman paling canggih di dunia tersebut.
Acara bergengsi itu dihadiri oleh pejabat tinggi militer dan politik dari Finlandia serta Amerika Serikat, diadakan di dekat Bandara Fort Worth Alliance.
Peluncuran ini menandai pengadaan pertahanan terbesar dalam sejarah Finlandia dan memperkuat integrasi negara itu dengan aliansi udara NATO.
Transformasi Pertahanan Udara Finlandia
Keputusan Finlandia untuk membeli 64 unit F-35A menjadi bagian penting dari transformasi kekuatan udaranya. Pesawat generasi kelima ini akan menggantikan armada jet tempur lama F/A-18 Hornet, sekaligus menghadirkan kemampuan baru seperti stealth (sulit dideteksi radar), fusi sensor canggih, dan operasi jaringan lintas domain.
“F-35 adalah tulang punggung strategi pertahanan udara Finlandia di masa depan,” ujar pejabat Kementerian Pertahanan Finlandia, dikutip dari Aviation A2Z, Jumat (19/12/2025).
Pengiriman jet pertama ke Finlandia dijadwalkan dimulai 2026, disusul pelatihan intensif bagi pilot dan teknisi hingga armada beroperasi penuh pada awal 2030-an.
Perkuat Posisi Finlandia di NATO
Masuknya F-35A ke jajaran Angkatan Udara Finlandia memperkuat posisi strategis negara itu di sayap utara NATO. Pesawat ini telah dioperasikan oleh lebih dari 20 negara sekutu, termasuk 13 negara Eropa, yang memungkinkan peningkatan interoperabilitas dan koordinasi dalam operasi udara gabungan.
Kemampuan F-35 dalam mengumpulkan, memproses, dan berbagi data real-time menjadikannya aset utama bagi keamanan regional dan pertahanan kolektif aliansi.
Peran Industri Nasional
Lebih dari 30 perusahaan dan lembaga akademik Finlandia terlibat dalam rantai pasokan global F-35. Mereka berperan dalam manufaktur presisi, pemeliharaan, dan transfer teknologi, membuka peluang ekonomi baru di sektor pertahanan.
“Lockheed Martin menempatkan industri Finlandia sebagai mitra strategis jangka panjang dalam proyek global F-35,” ujar perwakilan Lockheed Martin.
Secara global, program F-35 melibatkan lebih dari 1.900 pemasok, dengan lebih dari 1.270 unit pesawat telah beroperasi di 50 pangkalan udara di seluruh dunia — melampaui satu juta jam terbang.
Arah Baru Kekuatan Udara Eropa Utara
Peluncuran F-35A pertama Finlandia menandai era baru kekuatan udara di Eropa Utara. Dengan total kontrak 64 unit pesawat, Finlandia akan mengoperasikan salah satu armada F-35 terbesar di kawasan.
Langkah ini memperkuat daya gentar nasional, integrasi aliansi, serta kemandirian industri pertahanan Finlandia selama beberapa dekade ke depan. (ren)
