Home - Nasional - Ruang Kerja Disegel KPK! Bupati Bekasi Ade Kunang Terjaring OTT, 10 Orang Diamankan

Ruang Kerja Disegel KPK! Bupati Bekasi Ade Kunang Terjaring OTT, 10 Orang Diamankan

KPK menyegel ruang kerja Bupati Bekasi setelah Ade Kuswara Kunang terjaring OTT. Total 10 orang diamankan, status hukum ditentukan dalam 1x24 jam.

Jumat, 19 Desember 2025 - 8:06 WIB
Ruang Kerja Disegel KPK! Bupati Bekasi Ade Kunang Terjaring OTT, 10 Orang Diamankan
Sejumlah penyidik KPK melakukan penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. (Dok Hallonews)

HALLONEWS.COM– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi telah menangkap Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang dalam rangkaian operasi tangkap tangan (OTT) yang digelar di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Kamis (18/12/2015).

OTT tersebut diikuti dengan penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi sebagai bagian dari proses penyidikan.

Juru Bicara KPK Budi Peasetyo membenarkan bahwa Ade Kuswara Kunang merupakan salah seorang yang diamankan dalam operasi senyap tersebut.

“Benar, salah satunya,” ujar Budi kepada awak media.

Selain penangkapan, tim KPK juga terlihat melakukan penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi di lingkungan kantor pemerintahan daerah. Penyegelan ini dilakukan untuk mengamankan dokumen serta barang-barang yang diduga berkaitan dengan perkara yang tengah ditangani KPK.

Budi menjelaskan bahwa saat ini Ade Kuswara Kunang masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Benar, masih dilakukan pemeriksaan di dalam,” jelasnya.

Sebelumnya, KPK telah mengonfirmasi sedang melakukan serangkaian OTT di wilayah Bekasi. Hingga pukul 21.00 WIB, sebanyak sepuluh orang dilaporkan telah diamankan. Namun demikian, KPK belum mengungkapkan identitas lengkap maupun peran masing-masing pihak yang terjaring OTT.

Sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP), KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum dari seluruh pihak yang diamankan, termasuk Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang. Dalam periode tersebut, penyidik akan melakukan pendalaman, klarifikasi, serta pengumpulan alat bukti awal.

Langkah penyegelan ruang kerja ini menandai keseriusan KPK dalam menelusuri dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat daerah.

KPK memastikan akan menyampaikan perkembangan lanjutan, termasuk konstruksi perkara, barang bukti, dan penetapan tersangka, melalui konferensi pers resmi.

Kasus OTT ini kembali menyita perhatian publik, mengingat Kabupaten Bekasi merupakan kawasan strategis dengan aktivitas pembangunan dan investasi yang tinggi. Sudah kali ketiga Bupati Bekasi ditangkap oleh KPK.(W-2)